LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ketua DPRD DKI setuju lima BUMD berjalan mandiri

Ketua DPRD DKI setuju lima BUMD berjalan mandiri. Prasetyo menambahkan, seperti Jakpro misalnya diberikan anggaran untuk membeli Palyja. Namun sampai sekarang tidak juga terlaksana. Ia ingin melihat apakah jika dilepas mandiri, BUMD itu sejauh apa bisa berjalan mandiri.

2017-11-15 23:13:38
DPRD DKI
Advertisement

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi setuju dengan kebijakan Anies-Sandi mengenai BUMD yang dijalankan secara mandiri. Menurutnya, tanpa ada suntikan dana pun BUMD itu bisa berjalan dengan baik.

"Saya rasa sehat, saya rasa bisa. Karena sekali lagi, dia setiap tahun dibantu. Sekarang kita ingin tahu implementasinya yang kita bantu itu sampai mana," ujar Prasetyo usai sidang paripuna DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11).

Prasetyo menambahkan, seperti Jakpro misalnya diberikan anggaran untuk membeli Palyja. Namun sampai sekarang tidak juga terlaksana. Ia ingin melihat apakah jika dilepas mandiri, BUMD itu sejauh apa bisa berjalan mandiri.

"Contoh kayak Jakpro, ada anggaran utk beli Palyja. Itu dari saya anggota DPRD sampai Ketua DPRD itu nggak jadi-jadi. Sekarang saya pertanyakan dalam rapat banggar itu, mana itu? Dan mana bunganya? Gak mungkin uang itu disimpan di bank," jelasnya.

Namun perlu lihat juga ke depannya. Menurut politisi PDIP itu, hal itu tidak mengikat. Bilamana memang membutuhkan dana, bisa masuk di anggaran perubahan.

"Jadi nanti di perubahan klo gak dapat, bisa dibantu lagi. Sifatnya tidak baku," kata dia.

Lima BUMD akan berjalan mandiri lantaran tidak cukup anggaran dalam RAPBD 2018 yang banyak ditambah anggaran untuk program Anies-Sandi. Adapun lima BUMD itu adalah Jakarta Tourisindo, PD Dharma Jaya, Food Station, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan Askrida.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengklaim mereka sudah setuju untuk menjalankan secara mandiri. "Lima-limanya termasuk bu Rina dari Dharma Jaya bilang sanggup. Terus saya bilang ganggu gak tupoksinya 'nggak, saya bisa kok cari dana yang lain'," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/11).

Sandi yakin, tanpa adanya modal dari pemprov, tidak akan mengganggu kerja mereka. Malah, Sandi menyebutkan mereka akan menghadirkan tata kelola BUMD yang lebih baik.

"Saya yakin mereka kalau dichallenge seperti ini, mereka profesional-profesional yang hebat di bidangnya masing-masing kita akan hadirkan tata kelola BUMD yang baik," kata dia.

Baca juga:
Anies-Sandi serahkan RAPBD 2018 ke DPRD DKI
Absen rapat dengan DPRD, Kadis Damkar sedang seminar di Korsel
Saat Anies dan Ketua DPRD DKI berbalas pantun di rapat Paripurna
Blak-blakan Prasetio Edi ke Anies-Sandi banyak 'tikus got' di DKI
DPRD DKI lantik pengganti terdakwa kasus UPS
Usai pelantikan anggota DPRD, Anies ingatkan agar jangan korupsi
Wakil Ketua DPRD surati Anies, minta Kadis Damkar dicopot karena mangkir rapat

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.