LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ketua DPRD DKI Sebut Aksi 22 Mei Rugikan Pedagang di Tanah Abang

Dia mengatakan, kerusuhan yang terjadi di sekitar kawasan Petamburan dan Tanah Abang mengakibatkan terganggu kegiatan ekonomi di sana. Akibatnya banyak pedagang yang kehilangan pendapatan.

2019-05-23 16:35:23
Demo 22 Mei
Advertisement

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi prihatin atas serangkaian aksi unjuk rasa berujung kerusuhan yang terjadi di Ibu Kota. Dia berharap tidak ada lagi aksi kerusuhan. Pasalnya ini berdampak pada macetnya roda ekonomi masyarakat.

Dia mengatakan, kerusuhan yang terjadi di sekitar kawasan Petamburan dan Tanah Abang mengakibatkan terganggu kegiatan ekonomi di sana. Akibatnya banyak pedagang yang kehilangan pendapatan.

"Biasanya perputaran uang di Pasar Tanah Abang itu bisa sekitar 100 sampai 200 miliar perhari. Akibat kerusuhan ini jelas perputaran uang jadi menurun, orang jadi terganggu dan bahkan takut ke Pasar Tanah Abang," kata Prasetio dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/5).

Advertisement

Selain itu, politisi PDIP ini mengungkapkan, seharusnya pedagang akan mendapatkan keuntungan besar karena jelang Idul Fitri. Di mana banyak masyarakat mempersiapkan baju lebaran untuk diperdagangkan maupun dipergunakan sendiri.

"Harusnya ada peningkatan pendapatan di peak season seperti ini untuk pedagang. Tapi melihat situasi dan kondisi seperti ini, rusuh di dekat Tanah Abang jelas membuat pendapatan pedagang jadi menurun, bahkan bisa hilang, karena banyak toko yang tutup," tegasnya.

Untuk itu, Prasetio berharap masyarakat, terutama pengunjuk rasa bisa menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib. Dia berharap tidak ada lagi kerusuhan dalam menyampaikan pendapat.

Advertisement

"Tolong hargai juga masyarakat Jakarta yang lainnya, yang mencari rezeki. Kasihan pedagang-pedagang di Tanah Abang dan sekitarnya harus kehilangan pendapatan. Masyarakat juga jadi susah untuk membeli barang, apalagi mau belanja untuk lebaran," terangnya.

Dia juga menyoroti adanya aksi pengrusakan fasilitas umum. Termasuk fasilitas Stasiun Tanah Abang.

"Ini jalur vital, bukan cuma buat pedagang atau pembeli, tapi juga banyak pekerja yang menggunakan stasiun ini. Jangan merusak fasilitas umum! Ingat, sanksinya pidana!" tutup Prasetio.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa berujung kerusuhan terjadi di sejumlah kawasan di Ibu Kota sejak Selasa (21/5) dini hari hingga Rabu (22/5). Sejumlah kerusuhan terjadi di kawasan Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Petamburan dan Slipi. Berbagai fasilitas umum rusak bahkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka.

Baca juga:
Begini Kondisi Gedung Bawaslu yang Sempat Dibakar Massa
Aksi Anies Pimpin Pembersihan Lokasi Demo 22 Mei di Depan Bawaslu
Warga Petamburan: Perusuh yang Ditangkap Polisi Bukan Warga Sini, tapi Luar Jakarta
Polri Sebut Kelompok Pendukung ISIS Berupaya Tunggangi Demo 22 Mei
Pembakaran Polsek Tambelangan Dipicu Hoaks Penangkapan Ulama Madura di Jakarta
Tersangka Rusuh 22 Mei Bertambah Jadi 300 Orang, Perhari Dibayar Rp300 Ribu
Gerindra Utus Tim Cek Soal Ambulans Diduga Bawa Batu Saat Rusuh 22 Mei

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.