Ketua DPRD DKI: Anies-Sandi punya keuangan DKI, saya punya palunya
Pras ingin menjaga keduanya dalam mengelola keuangan yang dimiliki Ibu Kota dari para tikus koruptor. Dia menegaskan pertarungan Pilkada DKI telah usai karenanya legislatif dan eksekutif di DKI Jakarta wajib bersinergi lima tahun ke depan untuk membangun Jakarta.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyatakan akan menjaga Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno. Pernyataan itu diungkapkannya bukan tanpa alasan.
Pras ingin menjaga keduanya dalam mengelola keuangan yang dimiliki Ibu Kota dari para tikus koruptor. Dia menegaskan pertarungan Pilkada DKI telah usai karenanya legislatif dan eksekutif di DKI Jakarta wajib bersinergi lima tahun ke depan untuk membangun Jakarta.
"Itu wajib, pertarungan Pilkada sudah selesai. Saya harus menjaga pak Anies dan pak Sandi. Pak Anies pak Sandi punya keuangan, saya punya palunya," katanya usai acara Cofee Morning yang diselenggarakan di Rumah Dinasnya di Jalan Imam Bonjol 37, Jakarta Pusat, Senin (6/11).
Pras menegaskan tidak akan mengetuk palu jika dinilai ada anggaran yang dianggap tak beres. Dia menegaskan Rp 76 triliun anggaran yang dimiliki Jakarta tidaklah kecil. Pras menginginkan anggaran tersebut bisa digunakan secara merata sampai ke seluruh warga Jakarta.
"Kalau keuangannya enggak beres, saya enggak akan ketok palunya. Dengan anggaran Rp 76 triliun ini bukan anggaran yang kecil," katanya.
Pras khawatir apabila anggaran yang dimiliki Jakarta tak amanah alias tidak sampai dan tidak dinikmati warga jakarta. Dia menegaskan sudah menjadi kewajiban bagi Pemprov Jakarta termaksud eksekutif dan legislatif di dalamnya untuk memaksimalkan dengan baik anggaran tersebut.
"Kalau tidak sampai ke masyarakat kan risikonya kita berdua ini pemerintahan ada eksekutif dan legislatif ada pak Anies-Sandi, ada saya," katanya.(mdk/dan)