Keterpakaian Tempat Tidur di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta Menurun
"Ini turun alhamdulillah dari 63 menjadi 60," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/2).
Persentase keterpakaian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 mengalami penurunan. Data yang disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pada 8 Februari tempat tidur terpakai untuk 3.554 pasien.
Jumlah pasien mengalami penurunan jika dibandingkan dengan data 7 Februari yaitu 3.631 pasien.
"Ini turun alhamdulillah dari 63 menjadi 60," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (8/2).
Kendati jumlah pasien mengalami penurunan, Pemprov DKI tetap menambah jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19. Tercatat, data 7 Februari jumlah tempat tidur yang disediakan sebanyak 5.818 tempat tidur, kemudian ditambah 95 menjadi 5.913 tempat tidur.
Sementara di ruang ICU, Pemprov DKI melakukan penambahan jumlah tempat tidur yang disediakan. Semula, jumlahnya sebanyak 740 tempat tidur, kemudian ditambah 110 menjadi 850 tempat tidur.
Dari jumlah tempat tidur yang telah diperbarui, sudah terpakai oleh 310 pasien atau sekitar 36 persen dari kapasitas tempat tidur.
"ICU saat ini yang terpasang 850 terpakai 310 itu 36 persen," ungkapnya.
Riza mengingatkan agar masyarakat terus waspada terhadap penularan virus kendati gejala yang ditimbulkan tidak separah seperti varian Delta.
Riza juga memastikan seluruh sarana dan fasilitas kesehatan di Jakarta telah disiapkan mengantisipasi lonjakan tinggi kasus positif Covid-19.
Baca juga:
Antisipasi Lonjakan Kasus Covid, Pemprov DKI Siap Tambah 22.000 Ribu Tempat Tidur
Anies Ungkap IYC di JIS Ditunda: Menunggu Perbaikan Covid di Spanyol dan Jakarta
PPKM Level 3: Resepsi Pernikahan Maksimal 25 Persen dan Dilarang Makan di Lokasi
PPKM Level 3: Masuk Wahana Permainan Anak di Mal Wajib Vaksin Lengkap
PPKM Diperpanjang: Tempat Wisata Beroperasi 25% dan Anak di Bawah 12 Tahun Bisa Masuk
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Aturan Terbaru Daerah Level 1-3