LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kepala BKD DKI Jakarta punya geng sendiri di luar geng moge dan golf

BKD: Wajar saja bila ada perkumpulan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Sebab, semua berawal dari hobi dan kegemaran.

2016-04-29 15:34:27
Rustam Effendi mundur
Advertisement

Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menyebut mantan Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi memiliki geng golf, membuka adanya beberapa geng lain seperti geng motor gede. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengakui banyak sekali perkumpulan-perkumpulan alias geng di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Bukan hanya perkumpulan golf ataupun motor gede (moge), tetapi juga ada geng pemusik. Agus mengaku sebagai ketuanya.

"Saya suka kumpul-kumpul. Main musik. Saya punya geng musik. Anggotanya ada temen-temen dari Disdik, arsip, BKD, korpri, walikota, kepala dinas," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (29/4).

Beberapa kali dia sempat mengundang Rustam Effendi untuk bergabung. Namun, Agus mengaku tidak pernah sekalipun membahas permasalahan DKI secara serius dalam perkumpulan yang dilakukan di kediamannya, Bogor. "Kalau ngomongin DKI yang positif aja. Ini hiburan aja," ujarnya.

Advertisement

Terlepas dari itu dia tidak menampik adanya perkumpulan lain, seperti motor gede (moge) dan golf. Bahkan, mereka pernah mengundang dirinya untuk bergabung. Tetapi tawaran tersebut ditolaknya.

"Geng motor pernah dengar, saya pernah diajak. Tapi saya enggak hobi. Ada beberapa yang seneng jalan-jalan touring," tuturnya.

Dalam pandangannya, wajar saja bila ada perkumpulan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Sebab, semua berawal dari hobi dan kegemaran. "Alamiahnya ikan kuning ngumpul kuning. Bisa saja orang ngumpul karena hobi. Kecuali kalau orang ngumpul mempengaruhi kebijakan buruk," tutup Agus.

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.