Kemenpera belum siap bangun Rusun terpadu di Pasar Rumput
"Yang jelas bukan tahun ini karena dari Kemenpera belum siap. Bisa (tahun depan) bisa asal Kemenpera siap," ujar Jangga.
Pembangunan Rumah Susun (Rusun) terpadu di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, akan dimulai tahun depan. Rusun ini dibangun bekerjasama dengan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), pihak Pemprov DKI hanya menyediakan lahan.
"Yang jelas kayanya bukan tahun ini karena dari Kemenpera belum siap. Bisa (tahun depan) bisa asal Kemenpera siap," ujar Dirut PD Pasar Jaya Jangga Lubis, di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/6).
Menurutnya, desain rusun terpadu tersebut merupakan kewenangan Kemenpera dan saat ini masih dalam tahap perencanaan. Namun, nanti sepanjang pasar rumput akan dibongkar semua.
"Tapi pasar enggak hilang ya. Hanya nanti didesain ulang agar Rusun ada di atasnya. Desainnya akan lebih bagus. Itu nanti mereka akan ditata sesuai dengan dagangnnya," katanya.
Sosialisasi terhadap pedagang untuk pembangunan rusun di atas Pasar Rumput telah dilakukan. Hasilnya, seluruh pedagang menyetujui untuk pembangunan Rusun. "Sudah kami lakukan. Mereka sepakat kok. Mereka senang," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Jonathan Pasodung mengatakan, sudah dipesankan oleh Jokowi agar pembangunan rusun-rusun di Jakarta segera direalisasikan.
"Tapi kalau estimasi, perencanaan selesai Juli, lelangnya sekitar 45 hari atau 1,5 bulan. Jadi sekitar bulan 9-10 ground breaking," kata Jonathan.
Di Rusun Pasar Rumput akan dibangun sebanyak 3 tower dan masing-masing tower terdiri dari 24 lantai.(mdk/did)