Kembali jadi Plt Gubernur DKI, Sumarsono minta disemprit kalau salah
Kembali jadi Plt Gubernur DKI, Sumarsono minta disemprit kalau salah. Sumarsono mempersilakan semua pihak menegurnya jika menyalahi aturan dan membuat kesalahan.
Sumarsono kembali ke Balai Kota DKI Jakarta. Mendagri Tjahjo Kumolo kembali menugaskannya menjadi Plt Gubernur DKI selama calon petahana Pilgub DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat cuti kampanye satu bulan ke depan.
Sumarsono sudah pernah menjadi Plt Gubernur DKI selama 3,5 bulan. Ahok sapaan Basuki sempat mengeluh karena kebijakan Sumarsono bertentangan dengannya.
"Beda pendapat boleh, saya sama pak Ahok bahwa bangunannya adalah rencana kerja yang sudah disusun Basuki Tjahaja Purnama dipegang," ujar Sumarsono usai penyampaian nota pengantar tugas di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/3).
Sumarsono mempersilakan semua pihak menegurnya jika menyalahi aturan dan membuat kesalahan."Kalau saya salah koridor silakan disemprit. Ke depan lebih baik," tegasnya.
Ahok menitipkan sembilan hal pada Sumarsono. Mulai rencana pembangunan RPTRA, keberlangsungan Jakarta Creative Hub, hingga makan mbah Priuk yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya dan destinasi wisata. Ahok hanya berpesan agar Sumarsono tidak tergesa-gesa membeli tanah yang diperuntukkan RPTRA.
"Saya khawatir kalau dia suka Plt, nanti beli tunggu saya balik baru mau beli," ucap Ahok di tempat sama.
Ahok juga berharap Sumarsono bisa menyelesaikan persoalan-persoalan antar dinas di lingkungan Pemprov DKI. "Kadang-kadang antar dinas punya masalah sendiri. Ini Dirjen otda semoga bisa diatasi," katanya.
Baca juga:
9 PR Ahok untuk Sumarsono, dari RPTRA sampai makam Mbah Priuk
Ahok pastikan Sumarsono kembali jadi Plt gubernur DKI
Sekda sebut pelantikan Plt Gubernur digelar di Masjid Daan Mogot
Djarot cuma tersenyum saat disinggung kemungkinan Sumarsono jadi Plt
Plt gubernur dilantik sore ini, Mendagri tunggu pengajuan cuti Ahok
Djarot minta Plt gubernur tetap utamakan pelayanan buat warga DKI
Mendagri lantik Plt Gubernur DKI sore nanti, kemungkinan Sumarsono