Keluarga korban BMW vs Luxio bungkam usai didatangi pria tegap
Salah satu pria berbadan tegap itu menarik Eman dan mengajak berbicara di sebuah kantin.
Kecelakaan yang melibatkan mobil BMW B 272 HR dan Daihatsu Luxio dengan nomor polisi F 1622 CY di Tol Jagorawi, menyisakan duka mendalam buat keluarga Eman (38) warga Sukabumi. Sebab, salah satu korban tewas dalam insiden ini adalah balitanya yang berumur 1,5 tahun bernama M Rehan.
Saat ditemui di RS Polri, Selasa (1/1), wajah Eman terlihat sangat berduka. Dia sempat ingin berbagi kisah sedihnya pada wartawan. Namun hal itu batal dilakukan saat dua orang pria berbadan tegap menariknya dan mengajak berbicara di sebuah kantin.
Usai pembicaraan khusus itu, Eman yang semula hendak bicara mendadak bungkam. Saat diburu wartawan dia diam seribu bahasa. Begitu pula pria berbadan tegap itu.
Tidak jelas siapa sosok dua pria itu. Salah satu pria itu memakai topi dan baju garis biru dan celana jeans. Dialah yang menarik Eman untuk berbicara empat mata di sebuah kantin. Sedangkan satunya, kucing-kucingan dengan wartawan.
Karena Eman enggan berkomentar, tiba-tiba muncul kakak iparnya bernama Sukardi (44).
"Kita dari Jakarta abis tahun baruan mau pulang kampung ke Sukabumi. Terjadi musibah seperti itu. Maka dari itu saya bawa Kartu Keluarga (KK) dari kampung," katanya sambil menunjukkan secarik kertas ke wartawan, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Selasa (1/12).
Sukardi menambahkan, saat kejadian mobil Luxio nahas itu berisi Enung, dan M Rehan. Ibu dan anak tersebut awalnya berencana pulang ke rumahnya di Desa Ciaul, Mekar Jaya, Sukabumi.
"Sudah ya mas, saya mau ambil jenazah dulu sekarang," tutupnya.(mdk/lia)