Kekayaan Faisal Basri Rp 4,2 miliar
Harta Faisal Basri itu terhitung per bulan Maret 2012.
Komisi Pemberantasan Korupsi telah selesai melakukan verifikasi harta Calon Gubernur DKI Jakarta Faisal Basri. Verifikasi dilakukan sebagai bentuk Laporan Harta Penyelenggara Negara (LHKPN).
Dalam verifikasi diketahui, harta kekayaan Faisal sebesar Rp 4,2 miliar. Angka itu mengalami kenaikan dari sebelumnya.
"Daftar kekayaan saya sebelumnya Rp 3,6 miliar menjadi Rp 4,2 miliar. Penyebabnya ada beberapa gaji saya yang tidak terdaftar, karena diberikan melalui bentuk reksadana," kata Faisal Basri kepada wartawan di kediamannya Jalan Ciasem IV Nomor 22 Jakarta, Kamis (7/6).
Faisal menjelaskan, selain gaji yang tidak terdaftar ia juga mengatakan bahwa ada beberapa logam mulia miliknya belum sempat didaftarkan pada saat melaporkan harta kekayaannya pada bulan Maret lalu. Total logam mulia miliknya dikatakan berjumlah Rp 97 Juta baik berbentuk perhiasan atau tidak.
"Logam mulia belum dilaporkan ternyata 165 gram tidak berbentuk perhiasan, sedangkan berbentuk perhiasan 55 gram dengan total Rp 97 juta," jelasnya.
Lebih lanjut dia menegaskan, jumlah harta kekayaan miliknya tersebut merupakan laporan per bulan Maret tahun 2012. Sedangkan rumah miliknya di Jalan Ciasem III Nomor 10 Kebayoran Baru Jakarta Selatan atas nama istrinya telah dijual setelah dilaporkan sebulan lalu.
Jadi, jumlah harta kekayaan milik Faisal sebesar Rp 4,2 miliar belum termasuk hasil penjualan rumah miliknya sebesar Rp 16,5 miliar. "Jumlah tersebut kalau dihitung saat ini melebihi dari jumlah Rp 4,2 miliar karena belum digabungkan," jelas dia.(mdk/has)