Kebijakan-kebijakan lama ini bikin kecewa jokowi
Ada kebijakan pemerintah pusat yang tidak dikomunikasikan dengan daerah padahal dampaknya sangat dirasakan.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dibuat kesal terkait lambatnya sejumlah proyek yang dijalankan untuk mengembangkan Jakarta agar tidak tertinggal jauh dengan ibu kota di negara lain. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sempat menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah pusat yang mengeluarkan kebijakan mobil murah. Jokowi merasa dikibuli, karena selama ini tidak pernah diajak bicara mengenai mobil murah. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menilai, karut marutnya tata ruang kota Jakarta akibat dari tidak konsistennya master plan yang telah dirancang sejak zaman dahulu. Jokowi menegaskan proyek monorail masih terus jalan, meski kini ada persoalan teknis yang harus diselesaikan. Hal itu dikatakan Jokowi untuk membantah isu kembali terhentinya proyek tersebut. Baca juga:
Ada kebijakan pemerintah pusat yang tidak dikomunikasikan dengan daerah padahal dampaknya sangat dirasakan. Ada juga kebijakan yang perencanaannya buruk dan dia menjadi pihak yang harus bertanggung jawab membenahinya.
Apa saja kebijakan-kebijakan lama yang membuat Jokowi kecewa?Mobil murah oleh pemerintah pusat
"Jadi ketika ada pertemuan yang dibicarakan adalah mengenai MRT, monorail dan sterilisasi jalur Transjakarta. Tapi gak pernah menyinggung mobil murah, dan tiba-tiba itu keluar," kata Jokowi, dalam diskusi Kepemimpinan Menjadi Bangsa Pemenang di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Sabtu (30/11)
Jokowi menegaskan, ia tidak pernah secara terang-terangan menolak mobil murah. "Saya ngomong yang dibutuhkan itu transportasi murah bukan melarang mobil murah," tegasnya.
Selain merasa dikibuli, Jokowi juga menyindir mengenai komunikasi yang dibangun antara pemerintah pusat dan daerah. Dia menilai komunikasi yang dibangun selama ini hanya satu arah.Buruknya master plan Jakarta
Akibat hal tersebut, kata Jokowi, banyak permasalahan yang terjadi di Jakarta. Mulai dari banjir, macet hingga Jakarta sebagai ibu kota jauh tertinggal apabila dibandingkan dengan ibu kota lainnya di negara lain.
"Jakarta sebetulnya sudah ada master plan sejak zaman Bung Karno. Tapi tidak konsisten itu, coba dibangun 50 tahun lalu, karakter Jakartanya akan muncul," jelas Jokowi.MRT dan monorail lambat
"Tunggu kering beton penyangganya. Saya ikutin terus dalam proses menuju keringnya tumpuan tiang. Enggak ada masalah langsung mulai Maret konstruksi stasiunnya," kata Jokowi ini di Balai Kota, Jakarta, Rabu (27/11).
Jokowi nyanyi 'Jujurlah padaku' bareng Radja
Jokowi sindir pedagang Blok G Tanah Abang yang suka ngeluh
Jokowi curhat di depan ratusan ibu-ibu PKK
Jokowi kumpulkan RT dan RW di Senayan
Jokowi: Blusukan membuka mata batin dan penglihatan spiritual