LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kebelet buang air kecil, 4 siswa SMAN malah temukan orok di sungai

Awalnya, mereka hendak pulang ke rumah dengan meminta ijin ingin mengambil buku tugas yang ketinggalan. Sebelum sampai rumah, mereka sempat berhenti sebentar di lokasi penemuan lantaran ingin buang air kecil. Saat itu, mereka kaget melihat orok mengapung dan tersangkut pada batang kayu di sungai.

2016-11-09 01:00:00
Bayi Dibuang
Advertisement

Warga Dusun Tengah, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng, digegerkan dengan penemuan orok berjenis kelamin perempuan. Orok yang diduga berusia 6,5 bulan dalam kandungan itu ditemukan sudah dalam keadaan membusuk, masih dengan tali pusar melekat dengan panjang 30 centimeter dan berat 1,2 kilogram, di sekitar Sungai Desa tersebut. Kini, jasad bayi tersebut masih disimpan di RSUD Buleleng, Bali.

Dari informasi yang dihimpun, orok tersebut pertama kali ditemukan oleh 4 orang siswa SMAN 1 Banjar. Mereka di antaranya, Kadek Widiartawan (17) dan Putu Bayu Astrawan (17) warga Dusun Sari Desa Munduk Bestala Kecamatan Banjar, Buleleng, serta Made Sastra Atmaja (17) dan Kadek Dwi Arjana Putra (17) warga Dusun Puspajati, Desa Tunju, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Awalnya, mereka hendak pulang ke rumah dengan meminta ijin ingin mengambil buku tugas yang ketinggalan. Sebelum sampai rumah, mereka sempat berhenti sebentar di lokasi penemuan lantaran ingin buang air kecil. Saat itu, mereka kaget melihat orok mengapung dan tersangkut pada batang kayu di sungai.

Namun karena waktu yang diizinkan pulang terbatas, mereka meninggalkan tempat tersebut untuk mengambil tugas dan kembali ke sekolah. Setibanya di sekolah, mereka menyampaikan melihat orok ke Gede Adnya (56), salah seorang guru SMAN 1 Banjar. Kemudian langsung diinformasikan ke guru lainnya bernama Suka Abri dan langsung mengecek ke lokasi.

Sepulang sekolah para guru dan keempat murid tadi kembali ke lokasi. Penemuan orok tersebut sontak membuat geger warga sekitar.

Pihak Kepolisian Polsek Banjar yang dibantu Tim Medis, langsung datang ke lokasi penemuan dan segera mengevakuasi orok tersebut untuk dilakukan visum oleh Tim Medis dari Puskesmas Banjar II.

Kapolres Sukawijaya, Kapolsek Banjar, Kompol AA Gede Sena membenarkan penemuan orok tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku pembuang orok tersebut.

"Tadi kami sudah langsung mengecek ke lokasi dan juga sudah dilakukan visum oleh petugas medis Puskesmas Banjar II. Keempat saksi yang pertama menemukan, saat ini masih kami mintai keterangan. Ini kami masih, melakukan penyelidikan untuk mencari siapa pelakunya," jelas Agung Sena.


(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.