LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kapolda Metro Sebut Operasi Lilin Dibarengi Aksi Kemanusiaan Putus Rantai Covid-19

"Operasi Lilin 2020 ini untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru. Semoga Nataru tahun ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan tidak lupa tentunya kita semua masih suasana pandemi. Protokol kesehatan harus terus dikedepankan," imbaunya.

2020-12-21 11:35:48
polda metro jaya
Advertisement

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menjelaskan jika pelaksanaan Pasukan Operasi Lilin Jaya-2020 Natal dan Tahun Baru saat ini akan mengedepankan protokol kesehatan dengan dibarengi operasi kemanusiaan. Hal itu menyusul pandemi Covid-19 di Ibu Kota yang masih tinggi.

"Suasana Operasi Lilin tahun ini akan sangat berbeda. Kami Polda Metro Jaya akan melaksanakan Operasi Lilin plus Operasi Kemanusiaan berupa pelayanan-pelayanan guna mengendalikan atau memutus mata rantai Covid 19," ujar Fadil usai gelar Apel Operasi Lilin Jaya-2020 di Lapangan Silang Monas Jakarta pada Senin (21/12).

Selain operasi tersebut, Fadil menyampaikan pihaknya juga akan menggelar bakti sosial untuk meringankan beban masyarakat di tengah pendemo Covid-19 sekaligus persiapan pengamanan atas situasi curah hujan yang tinggi pada setiap akhir tahun.

Advertisement

"Operasi Lilin 2020 ini untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru. Semoga Nataru tahun ini bisa berjalan dengan aman, lancar, dan tidak lupa tentunya kita semua masih suasana pandemi. Protokol kesehatan harus terus dikedepankan," imbaunya.

Selain Kapolda, gelaran apel Pasukan Operasi Lilin Jaya-2020 Natal dan Tahun Baru, turut dihadiri Pangdam Jaya Letjen TNI Dudung Abdurahman dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria serta beberapa penjabat instansi lainnya.

Diketahui bahwa apel gelar pasukan Operasi Lilin-2020 ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan dalam rangka pengamanan perayaan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan Mitra kamtibmas.

Advertisement

Pelaksanaan operasi tersebut akan digelar selama 15 hari mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021. Polri telah menyiapkan personel untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, sebanyak 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya.

Personel tersebut akan ditempatkan pada
1.607 pos untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcar lantas, dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan lain-lain.

Dengan hasil memapping kerawanan terhadap beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Baca juga:
Apel Operasi Lilin Jaya 2020
Polda Sulsel Antisipasi Ancaman Teror Saat Pengamanan Natal dan Tahun Baru
Operasi Lilin, Kapolda Metro Ingatkan Natal-Tahun Baru Jangan Timbul Klaster Covid
Polres Cianjur Bentuk Tim Buru Keramaian Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
3.904 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru di NTT
Amankan Natal dan Tahun Baru, Polresta Surakarta Kerahkan 560 Personel

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.