LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kapolda Metro Jaya Selidiki Cara David 'Koboi Tomang' Dapat Pelat Dinas Polri Palsu

Kendaraan itu digunakan oleh David Yulianto (33) saat bersitegang dengan pengemudi taksi daring di Jalan Tol Dalam Kota kawasan Tomang, Jakarta Barat.

2023-05-07 01:00:00
polda metro jaya
Advertisement

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto perintahkan anggotanya untuk mengusut tuntas penggunaan pelat nomor dinas Polri palsu pada mobil Madza.

Kendaraan itu digunakan oleh David Yulianto (33) saat bersitegang dengan pengemudi taksi daring di Jalan Tol Dalam Kota kawasan Tomang, Jakarta Barat.

"Kita sedang selidiki bagaimana yang bersangkutan bisa dapat nomor tersebut, dengan cara bagaimana juga," tegas Karyoto saat dihubungi, Sabtu (6/5/2023).

Advertisement

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengungkap, pelat nomor dinas palsu diberikan oleh seseorang dengan inisial E secara cuma-cuma alias gratis.

"Sangat jelas nopol TNKB pada kendaraan Mazda itu jelas-jelas palsu. Jadi tidak diperjualbelikan, tapi dibuatkan, kemudian diberikan dan digunakan oleh pelaku. Pelat nomor tersebut didapat dari saudara E," ujar Trunoyudo.

Advertisement

Trunoyudo menerangkan, pelat nomor dinas palsu 10011-VII telah digunakan pelaku pada Mobil Madza sejak 2 bulan terakhir.

Sementara itu, pelaku sebelumnya memasang pelat nomor dinas palsu 10011-VII di mobil Toyota Innova hitam.

"Dan pelat nomor ini sejak Agustus 2022. Namun kita masih berkelanjutan proses penyelidikan ini didapati dari saudara E apa maksud tujuan bagian dari proses penyelidikan," ujar dia.

Kepada penyidik, David Yulianto telah mengakui perbuatannya. Keterangan sementara itu, pemasangan pelat nomor dinas polri palsu untuk hindari ganjil genap.

"Yang disampaikan ini dalam rangka hindari ganjil genap. Namun proses sementara kita dalami, termasuk bagaimana meminta kepada orang lain untuk dibuatkan kemudian diterima dan digunakan. Itu masih kita lanjutkan dalam proses penyelidikan," ujar dia.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.