LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kajian Sementara BPBD, Ini Penyebab Tembok MTSN 19 Roboh hingga Menewaskan 3 Siswa

3 Orang tewas dan 3 lainnya luka-luka akibat tertimpa tembok roboh.

2022-10-06 22:33:40
tembok roboh
Advertisement

Tragedi nahas menimpa tiga orang siswa MTsN 19 Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan tertimpa tembok sekolah hingga merenggang nyawa pada Kamis (6/10) sedangkan tiga lainnya dinyatakan luka dan sudah dalam penanganan RS Prikasih.

Menurut hasil kajian cepat sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan robohnya tembok tersebut diduga lantaran tidak kuat menahan debit air genangan air dari luar sekolah. Adapun hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak pukul 14.00 WIB menyebabkan banjir dikawasan tersebut.

Sedangkan fakto lain yang menjadi penyebab banjir, lantaran di lokasi tersebut disebabkan buruknya sistem drainase sehingga menyebabkan air gorong-gorong meluap.

Advertisement

Terlebih posisi sekolah yang juga berada di dataran rendah yang di sekitarnya terdapat saluran penghubung (PHB) Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai.

"Posisi sekolah berada di dataran rendah. Di sekitarnya terdapat saluran PHB Pinang Kalijati dan di belakang sekolah terdapat aliran sungai," jelas Kepala Satuan Pelaksana Data Pusdatin BPBD Provinsi DKI Jakarta Michael dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/10).

Lebih lanjut mengenai korban jiwa, menurut Michael saat ini ketiga korban tersebut telah berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Prikasih. Sedangkan untuk data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta.

Advertisement

"Seluruh korban sedang dibawa ke Rumah Sakit Pilkasih, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Data-data korban lainnya masih dalam proses penyisiran dan pendataan oleh BPBD DKI," jelas Michael.

Berikut adalah update data-data korban hingga pukul 19:00 WIB:

Meninggal Dunia

1. Nama: Dicka Safa Ghifari
Direncanakan akan dimakamkan di TPU Johar.

2. Nama: Muh. Adnan Efendi
Direncanakan akan dimakamkan di TPU Cilandak.

3. Nama: Dendis Al Latif
Direncanakan akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang.

Luka-Luka

1. Nama: Adisya Daffa Allutfi
(Dalam penanganan di RS Prikasih).

2. Nama: Nabila Ika Fatimah
(Dalam penanganan di RS Prikasih).

3. Nama: Nirjirah Desnauli
(Dalam penanganan di RS Prikasih).

Isnawa Adji ikut berkunjung ke Rumah Sakit (RS) Prikasih, Jakarta Selatan untuk menjenguk korban yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Selain itu, BPBD DKI juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan unsur dari Kanwil Kemenag Jaksel, Polres Jaksel, Pihak Kelurahan dan Keluarga Korban mengenai penanganan pemakaman korban.

Adapun untuk proses pemakaman semua korban meninggal sudah ditangani oleh pihak Kanwil Kemenag Jaksel.

Sedangkan personel gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, Dinas Gulkarmat, Dinas SDA, Tagana Dinsos, Basarnas, TNI/POLRI mulai berhasil menguras air dan hanya tersisa sekitar 10-20cm.

"Hal ini akan memudahkan petugas untuk melakukan pembersihan puing-puing reruntuhan tembok. Adapun aliran listrik yang berada di sekitar kawasan sekolah sudah dipadamkan oleh PLN," terang dia.

Garis Polisi

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary, mengunjungi lokasi tempat kejadian robohnya tembok pembatas sekolah MTsN 19 Jakarta di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan. Adapun lokasi tersebut telah dipasang garis kepolisian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

"Saat ini kami memasang garis police line untuk mengamankan TKP untuk antisipasi adanya kemungkinan karena kita tidak tahu situasinya kondisi bangunan seperti apa," ujar Ade di lokasi kejadian, Kamis (6/10).

Kata Ade, kini pihaknya juga bekerjasama dengan BPDBD, Damkar, serta pihak terkait mencoba untuk mengamankan aset penting milik sekolah. Sebelumnya juga sekolah tersebut sempat terendam banjir imbas dari luapan air kali sekitar.

"Kemudian ada barang-barang sekolah dan aset milik sekolah sama-sama kita amankan bersama kami berharap kerjasama dari semua pihak," imbuh Kapolres Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, tidak lupa juga Ade mengungkapkan bela sungkawanya atas meninggalnya tiga orang siswa korban robohnya tembok pembatas tersebut. Dirinya juga bergegas untuk mengunjungi para korban yang saat ini dirawat di RS Pri Kasih, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Sekali lagi kami menyatakan Bela sungkawa dan turut berduka cita. Saat ini kami akan ke rumah korban menyatakan Bela sungkawa bertemu dengan keluarga korban," ungkap Kombes Pol Ade.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.