LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Kadishub DKI: Anggaran Rp73 Miliar Tidak Semuanya untuk Jalur Sepeda

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyatakan terdapat sejumlah komponen dalam pengajuan anggaran sebesar Rp73 miliar dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020.

2019-10-29 22:46:00
APBD DKI
Advertisement

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyatakan terdapat sejumlah komponen dalam pengajuan anggaran sebesar Rp73 miliar dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020.

Salah satu anggaran tersebut yakni pembuatan jalur sepeda yang dimasukan dalam rencana anggaran Pemeliharaan Prasarana Rekayasa Lalu Lintas di Koridor Busway tersebut.

"Jadi anggaran Rp73 miliar itu ada beberapa komponen, tidak pure jalur sepeda sebenarnya. Karena di anggaran sudah di awal tambahan, sebagian besar untuk jalur sepeda dan marka ganjil genap," kata Syafrin Liputo ketika dihubungi wartawan, Selasa (29/10/2019).

Advertisement

Dalam anggaran tersebut dirincikan untuk pembuatan marka jalan thermoplastic warna putih untuk jalur sepeda dianggarkan senilai Rp9,19 miliar.

Kemudian ada anggaran untuk marka cold plastic berwarna senilai Rp51,29 miliar, sehingga bila ditotal sebesar Rp60,48 miliar.

Sedangkan sisanya untuk prasarana rekayasa lalu lintas lainnya.

Advertisement

Dia menyatakan pihaknya memiliki alasan kenapa jalur dimasukkan di pos anggaran Pemeliharaan Prasarana Rekayasa Lalu Lintas di Koridor Busway. Sebab dalam revisi KUA-PPAS dilarang adanya penambahan nama anggaran baru.

"Jadi saya masukkan saja dalam anggaran yang bisa diakomodir. Paling mendekati yang memungkinkan adalah pemarkaan di jalan," paparnya.

Rencananya anggaran pembuatan jalur khusus sepeda sepanjang 49 kilometer. Sedangkan pada 2022 ditargetkan dapat terbentang 500 kilometer.

Untuk memisahkan jalur sepeda dengan kendaraan bermotor akan dipasangkan stick cone sebagai pembatas jalan.

"Jadi kita akan pasang stick cone untuk pembatasnya. Sehingga tidak terjadi pelanggaran. Kalau uji coba di tahun ini, kita enggak ada anggarannya," jelas Syafrin.

Reporter: Ika Defianti

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sekda DKI Sebut Draf KUA-PPAS Rp 95,9 Triliun Tetap Dibahas
DPRD DKI Jakarta Temukan Anggaran Pembelian Lem Aibon Rp82 Miliar
Ketua DPRD: Laporan BPK WTP, Tapi Anggaran DKI Defisit?
Respons Kadishub DKI Jakarta Ditanya Anggaran Jalur Sepeda Mencapai Rp69 M
Tak Singgung Anies, Mendagri Tito Tegaskan APBD Harus Tepat Sasaran
Rapat Soal Anggaran dengan PNS DKI, Ketua Komisi A Ingatkan Anggota DPRD Tak Ngegas

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.