Jokowi: Soal banjir, saya kebagian selokan & parit sisanya pusat
Jokowi tidak akan gentar jika lawan politiknya mempersoalkan masalah banjir yang tak kunjung selesai di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak akan gentar jika lawan politiknya mempersoalkan masalah banjir yang tak kunjung selesai di Jakarta. Menurutnya, masalah banjir yang menerjang Jakarta setiap tahunnya bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta, tetapi juga tanggung jawab pemerintah pusat.
"Ya ndak apa-apa. Mau ditembak, mau diapain ya ndak apa-apa," ujar Jokowi di Waduk Pluit, Jakarta, Senin (13/01).
Jokowi mengaku hanya mendapat tanggung jawab di parit atau kali-kali kecil. Sedangkan, pemerintah pusat bertanggungjawab atas 13 sungai besar.
"Kita ini tidak bekerja sendiri. Seperti hari ini, ini airnya kan hampir 80 persen dari wilayah atas, dan 13 sungai besar ini kan tanggung jawab pemerintah pusat. Ini harus jelas, kita hanya kebagian selokan dan parit," kata dia.
"Memang butuh waktu. Ingat, Rotterdam bisa mengatasi banjir itu butuh berapa lama, 200 tahun. Kita normalisasi saja memang belum selesai. Kita memang harus ngomong apa adanya," lanjut dia.
Topik pilihan: DKI Jakarta | Jokowi ahok
Jokowi menambahkan saat ini hanya fokus untuk kerja dalam menanggulangi bencana banjir yang menerjang Ibu Kota. Mantan wali kota Solo ini tidak ambil pusing apabila permasalahan banjir dipolitisasi lawan politiknya.
"Tapi saya tidak mau terlalu terkotak-kotak seperti itu. Yang penting bagaimana kerja cepat, fokus. Namun bukan dalam artian setahun dua tahun, perlu waktu. Ya ndak apa-apa mau dipolitisir," pungkasnya.
"Saya sih maunya enggak terkotak-kotak. Yang penting semua kerja cepat, fokus dan tepat sasaran. Jangan politisir-politisir," lanjut Jokowi .
Baca juga:
Cegah wabah penyakit, Pemprov DKI siapkan alat kebersihan
Korban banjir Kampung Melayu mengungsi di kolong flyover
Dua hari bertahan di atap masjid, sepasang lansia dievakuasi
Banjir Jakarta kumat, Telkomsel siap membantu
Warga Ciledug Indah ogah diungsikan karena enggak mau repot