Jokowi ragu Ahok mau diajak blusukan naik sepeda
Jokowi akan mengajak kepala dinas blusukan keliling Jakarta naik sepeda. Hal ini agar mereka tahu masalah ibukota.
Rencana Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ( Jokowi ) untuk blusukan menggunakan sepeda ke kampung-kampung akan semakin meriah. Sebab ia akan mengajak kepala dinas dan walikota untuk bersama-sama memantau langsung permasalahan.
"Ini kan kita baru mau nyoba dua bulan tidak ngajak dinas. Nanti sudah ngajak dinas. Di situ sudah bisa liat dulu masalahnya di kampung itu apa," ungkap Jokowi usai gowes dan singgah di salah satu kedai kopi di Jakarta Pusat, Jumat (20/12).
Dengan menggunakan sepeda, ketika ingin melakukan pemantauan permasalahan drainase, Jokowi akan mengajak Kepala Dinas. Kemudian, jika rute gowes melewati kawasan pasar, maka Kepala Dinas UMKM dan Dirut PD Pasar Jaya harus ikut serta.
"Setiap Jumat nanti. Ini kan kita baru nyoba-nyoba problem lapangannya apa bersepeda," tegasnya.
Dia pun mengaku tidak khawatir akan terjadi kepadatan lalu lintas ketika blusukan sambil bersepeda. Sebab, menurutnya rute yang akan dilewati menuju perkampungan warga. Bahkan bersepeda malah membantunya melihat permasalahan lebih detil.
"Di kampung. Tidak di jalan raya. Di kampung ya lebih aman. Enggak usah persiapan fisik," kata Jokowi .
Ketika wartawan menanyakan apakah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Punama ( Ahok ) akan ikut blusukan dengan sepeda, Jokowi kurang yakin ia akan ikut serta.
"Pak Wagub senengnya enggak sepedaannya sih," tutupnya dengan senyum.
Baca juga:
Tahun 2014, Jokowi mau blusukan naik sepeda keliling Jakarta
Satpam di Menteng berani hentikan rombongan sepeda Jokowi
Jokowi-Ahok berhak 'hilangkan' BBM bersubsidi dari Jakarta?
Tukang sapu di Jakarta terima gaji melalui transfer