Jokowi nilai Jakarta telat bangun MRT
"Kuala Lumpur, Malaysia sudah punya MRT 10 tahun lalu," kata Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menyebut Jakarta telat dalam memulai proyek transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT). Sebab di negara tetangga, Malaysia, program tersebut sudah beroperasi selama 10 tahun.
"Kuala Lumpur punya MRT 10 tahun lalu," ujar Jokowi dalam kuliah umum bertajuk
'Jakarta Baru, Jakarta Megapolitan, Prospek dan Peluang ke depan' di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Interstudi di Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/6).
Jokowi pun berjanji akan ngebut untuk proyek transportasi masal ini. "MRT butuh enam tahun, monorel 3,5 tahun," tuturnya.
Dalam kuliah umum yang hanya berlangsung sekitar 30 menit tersebut, Jokowi menuturkan bahwa masalah yang ada di Jakarta terlalu pelik. Sehingga tidak bisa diselesaikan dengan singkat, harus bertahap. "Tapi banyak masyarakat yang tidak sabar," ucapnya.
Untuk itu, dia pun memutuskan untuk menggarap program yang bisa rampung dalam waktu singkat. Seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). "Siswa sekolah kan masalahnya tidak hanya sekadar bayar bulanan," tuturnya.
Saat kuliah umum berlangsung, dosen beserta mahasiswa pun diberi kesempatan untuk bertanya seputar Jakarta. Alhasil, suami Iriana Joko Widodo tersebut pun langsung diberondong sejumlah pertanyaan.
Diberondong pertanyaan, Jokowi pun tidak serta merta langsung menjawab. Dia balik bertanya kepada mahasiswa. "Masa saya ditanya terus gantian saya tanya," katanya. "Ayo yang mau saya tanya angkat tangan, nanti dikasih hadiah."
Kemudian tiga orang mahasiswa naik ke atas panggung yang ada di aula seluas lapangan futsal itu. Mereka diberi pertanyaan seputar kebudayaan Jakarta. Misalnya pertanyaan tentang nama kali di Jakarta dan seputar makanan dan kebudayaan di Jakarta.
Bagi mahasiswa yang bisa menjawab hadiahnya kartu nama. "Tapi ini bukan sembarang kartu nama," ujarnya. Kartu nama Jokowi sudah ada tanda tangannya dan bisa ditukar sepeda. "Ambil di Balai Kota besok yah."(mdk/mtf)