Jokowi geram lihat iklan sedot WC bertebaran
Stiker sedot WC itu menempel di mana saja dan bikin kumuh Jakarta. Jokowi mau lapor ke polisi.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) geram pada pengusaha yang menempelkan stiker penyedia jasa sedot WC dan pemasangan antena televisi. Jokowi berniat mempolisikan mereka. Stiker sedot WC itu menempel di mana saja dan bikin kumuh Jakarta.
"Kan nomor teleponnya kelihatan jelas. Mudah itu, datangi saja ke kantornya, polisikan," jelas Jokowi dalam rapat pengarahan ke pejabat eselon 3 dan 4 di bawah Asisten Pembangunan dan Asisten Perekonomian Pemprov DKI Jakarta di Balaikota, Senin (10/3).
Jokowi menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki ruang khusus untuk pemasangan pamflet. Seharusnya orang-orang tak memasang stiker di sembarang tempat.
Selain itu, mantan wali kota Solo ini juga mengeluhkan banyaknya iklan semipermanen yang terpasang di flyover. Dia pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkannya.
"Memang itu income bagi kita, tapi estetika itu buat saya nomor satu. Jadi, mending dihilangkan saja semuanya," tegasnya.
Baca juga:
Pembangunan MRT, rekayasa lalin harus segera disosialisasikan
Ahok sebut mantan timses Jokowi sering 'main' proyek
Dukung MRT, warga Fatmawati menagih janji Jokowi
Hidayat kesal Foxconn cuma datangi Jokowi tanpa tindak lanjut
Jokowi akan gebuk mantan timses yang main proyek bus berkarat