Jenguk di Rutan Cipinang, Djarot sempat bahas reklamasi dengan Ahok
Jenguk di Rutan Cipinang, Djarot sempat bahas reklamasi dengan Ahok. Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, masih akan tetap mempertahankan klausul angka 15 persen tambahan kontribusi yang dikenakan kepada para pengembang. Klausul itu akan tetap diajukan ke DPRD DKI dalam bentuk raperda soal reklamasi & tata ruang.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saidul Hidayat sempat mendiskusikan beberapa program Pemprov DKI Jakarta bersama Basuki Tjahaja Purnama. Di mana pertemuan keduanya dilakukan saat mantan Bupati Belitung Timur itu berada di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.
Djarot mengatakan, salah satu yang dibicarakan dalam pertemuan itu adalah soal reklamasi. Dia menegaskan, tidak ada keraguan dalam dirinya dan Basuki atau akrab disapa Ahok itu untuk tetap pada pendiriannya melanjutkan reklamasi.
"(Pembahasan) Reklamasi tidak khusus, tapi waktu di Cipinang itu disampaikan bahwa kebijakan kita tetap (lanjutkan reklamasi)," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/5).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, masih akan tetap mempertahankan klausul angka 15 persen tambahan kontribusi yang dikenakan kepada para pengembang. Klausul itu akan tetap diajukan ke DPRD DKI dalam bentuk raperda soal reklamasi dan tata ruang.
"Aatinya kalau sampai tetap reklamasi, itu kewajiban dan kontribusi tambahan 15 pesen yang kita perjuangkan itu tetap," tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Djarot menambahkan, kontribusi tambahan tersebut bertujuan agar dapat dipertanggungjawabkan. Dia menghindari ada dana-dana yang bisa saja masuk atau keluar di bawah meja ataupun keluar dari peraturan.
"Itu masuk raperda dan tertulis. Supaya tidak ada lagi transkasi di bawah meja di bawah tangan. Jangan-jangan mejanya nanti hilang lagi. Enggak boleh," tutupnya.
Baca juga:
Penawar rindu bagi warga yang ingin foto bareng Ahok-Djarot
Djarot bikin pengaduan model baru agar lebih cepat ditangani
Begini suasana pengaduan ala Djarot yang bikin beda dengan Ahok
Begini aksi Djarot terima pengaduan warga di pendopo Balai Kota DKI
Pantau proses follow up aduan warga, Djarot tak ganti petugas
Djarot sebut sidak hanya pencitraan