LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Janggal Pemenang Tender Proyek Stadion BMW

Direktur Konstruksi JIS Jakpro Iwan Takwin menjelaskan, pihaknya mengutamakan kualitas dalam tender pembangunan Stadion BMW. Sehingga permasalahan harga menjadi penilaian kedua dalam pembangunan stadion terbesar terbesar di Jakarta.

2019-09-09 21:13:38
Stadion BMW
Advertisement

PT Jakarta Propertindo telah menentukan pemenang tender proyek Stadion Jakarta Internasional Stadium (JIS) atau biasa dikenal dengan Stadion BMW. PT Wijaya Karya Bangunan Gedung-PT Jaya Konstruksi-PT PP memenangkan tender dengan nilai penawaran Rp4.085.552.000.000.

Untuk diketahui peserta tender pembangunan Stadion BMW hanya diikuti 2 peserta. Peserta kerja sama operasional (KSO) pertama adalah PT Wijaya Karya Bangunan Gedung-PT Jaya Konstruksi-PT PP. Sementara KSO kedua, PT Adhi Karya-PT Hutama Karya-PT Nindya Karya-PT Indah Karya.

Menariknya, KSO Wijaya Karya menang dengan nilai penawaran lebih tinggi dibandingkan dengan KSO Adhi Karya. Dalam dokumen Pengumuman Peringkat Nomor: 006/KU5000/102/VII/2019 tertanggal 8 Agustus 2019 yang diterima merdeka.com, KSO Adhi Karya memberikan harga penawaran Rp3.782.969.000.000, atau lebih rendah Rp300 miliar dari KSO Wijaya Karya.

Advertisement

Dalam dokumen tersebut, KSO Wijaya Karya mendapatkan nilai teknis 66,14 persen dan nilai harga 27,78 persen. Sementara KSO Adhi Karya mendapatkan nilai teknis 60,17 persen dan nilai harga 15 persen.

©2019 Merdeka.com

Advertisement

Direktur Konstruksi JIS Jakpro Iwan Takwin menjelaskan, pihaknya mengutamakan kualitas dalam tender pembangunan Stadion BMW. Sehingga permasalahan harga menjadi penilaian kedua dalam pembangunan stadion terbesar terbesar di Jakarta.

Dia mengungkapkan, KSO Wijaya Karya menang lantaran memiliki desain yang mirip dengan yang diajukan pihaknya. Sehingga, permasalahan penawaran harga menjadi nomor dua.

"Kita itu tender basisnya kualitas. Kualitas spesifik bangunan dengan standar internasional. jadi kita memulai itu teknis dulu baru harga. Di kategori penilaian teknis itu, kategori item penilaian itu pendekatan desain konstruksi dan teknologi dan time schedule terkait dengan bagaimana dia mempercepat konstruksinya. Setelah itu baru masuk ke harga," kata Iwan kepada merdeka.com, Senin (9/9).

Dia menjelaskan, selama proses tender tidak ada keberatan atau menyangga hasil penilaian atas tender pembangunan Stadion BMW dari kedua KSO. Hanya ada surat aduan yang ditujukan kepada Direksi dan Komisaris PT Jakpro.

"Direksi PT Jakpro akhirnya memanggil panitia tender. Dan surat aduan tersebut sudah dijawab panitia tender. Kita pun tim proyek enggak bisa ikut ikut penilaian itu," ujarnya.

Iwan mengaku, tidak mengetahui secara detail apa yang bisa membuat KSO Wijaya Karya lebih unggul dibandingkan KSO Adhi Karya. Dia mengungkapkan, panitia seleksi mungkin menganggap metode kerja dan teknologi KSO Wijaya Karya lebih unggul dibandingkan KSO Adhi Karya.

"Jelas penilaian serta metode kerja dan tekonlogi mereka terapkan itu poin penting. Mereka bisa menghasilkan kinerja yang bagus dan itu disandingkan peserta tender lain. Kami pun dari ibaratnya penyelenggara tender itu tidak ikut penilaian dan duduk di situ," terangnya.

Selain Stadion BMW, dia menyebutkan, Wijaya Karya juga berhasil memenangkan tender pembangunan Taman Ismail Marzuki tahap pertama.

Baca juga:
PDIP DKI Harap Stadion JIS di Taman BMW Cepat Selesai
JakPro Tetapkan Tiga Kontraktor Garap Proyek Stadion BMW
Memantau Pembangunan Stadion BMW
Alasan Pemprov DKI Gandeng Denny Indrayana Terkait Sengketa Lahan Stadion BMW
Pemprov DKI Tunjuk Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum Terkait Lahan Stadion BMW
Tak Terpengaruh Putusan PTUN, Jakpro Tetap Garap Pembangunan Stadion BMW
PT BPH Menang Gugatan di PTUN, Anies Tegaskan Tetap Bangun Stadion BMW

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.