Ini strategi Anies Baswedan perangi narkoba
Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini berkomitmen membentuk sistem yang saling terintegrasi antara penegakan dan pencegahan dalam menghadapi narkoba.
Calon Gubernur (Cagub) Anies Baswedan kembali memastikan akan memerangi narkoba. Mengingat DKI Jakarta masih menyandang gelar sebagai kota yang paling banyak penyalahgunaan narkotika.
Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini berkomitmen membentuk sistem yang saling terintegrasi antara penegakan dan pencegahan dalam menghadapi narkoba.
"Penegakan hukum oleh aparat tetap harus ditegakkan kepada pengedar maupun produsen yang membuat," ujar Anies yang ditemani istrinya, Fery Farhati, saat mengunjungi warga di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (18/1).
Strategi preventif, sambung Anies, tidak kalah penting yaitu melalui sosialisasi melalui keluarga dan lingkungan. "Yang saya akan lakukan adalah kampanye massal besar-besaran untuk menyadarkan bahayanya narkoba termasuk rokok," tegas Anies.
Selain melalui keluarga dan lingkungan, Anies akan menegakkan peraturan pelarangan merokok di sekolah. Sewaktu menjabat sebagai Mendikbud, Anies telah mengedarkan peraturan yang melarang konsumsi rokok di sekolah.
"Sebelumnya saya tidak bisa mengawasi langsung di seluruh sekolah Indonesia. Ketika saya menjadi gubernur, saya dapat melaksanakan dan mengawasinya di Jakarta," tuntasnya.
Baca juga:
Anies Baswedan: Udahlah enggak usah melihat survei terlalu banyak
Luncurkan buku, Sandiaga ingin berbagi tips sukses
Dua sosok ini menjadi tokoh inspirasi Anies menjalani kehidupan
Anies-Sandi selesaikan macet dengan optimalisasi transportasi massal
Ini strategi Anies mengentaskan ketimpangan pendidikan di Jakarta