LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ini komentar Bang Yos dituding Ahok kerap main golf sama pejabat DKI

Bagaimanakah reaksi Bang Yos atas tudingan Ahok itu?

2016-04-26 02:51:55
Kontroversi Ahok
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, perkumpulan pejabat DKI yang kerap main golf bareng terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai gubernur. Salah satunya menurut Ahok, mantan gubernur sebelum dirinya seperti Fauzi Bowo, dan Sutiyoso juga suka bermain golf.

Dikonfirmasi mengenai tudingan itu, Sutiyoso tak banyak komentar. Pria yang disapa Bang Yos ini malah mempertanyakan kembali tudingan Ahok tersebut.

"Pikir saja sendiri apa masuk akal," kata Bang Yos saat dihubungi wartawan Senin (26/4).

Tudingan Ahok itu bermula dari perseteruan dirinya dengan Wali Kota Jakarta Utara, Rustam Effendi. Ahok menyentil Rustam yang memiliki geng golf di dalamnya terdapat perkumpulan pejabat sehingga kinerjanya tak maksimal.

Menurut Ahok, perkumpulan ini lebih banyak diisi dengan lobi-lobi dan ajang untuk mengakrabkan diri. Sehingga akan lebih mudah menjalankan tugas atau tujuan lain dalam birokrasi di lingkungan Pemprov DKI.

Ahok menyebut perkumpulan main golf ini menentukan apakah seorang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dapat naik pangkat atau tidak. Jika tidak bisa bergabung, jangan harap jabatan akan naik ke level yang lebih tinggi.

Tapi, berbeda dengan era Ahok saat ini. Prinsip dan hubungan keakraban untuk cepat naik jabatan seperti yang ada di geng golf itu tidak berlaku. Di eranya, penentuan seorang PNS untuk naik jabatan diputuskan melalui tes.

Jika lulus tes dan layak bekerja menjadi PNS atau pejabat di DKI, Ahok akan memantau kinerja mereka melalui sistem key performance index (KPI). Sistem ini rencananya akan diterapkan dalam dua pekan ke depan. Dengan diterapkanmya sistem ini, dapat terpantau PNS-PNS yang berkinerja baik dan yang malas. Bagi yang malas bekerja, dia akan dengan mudah mengetahuinya dan mencopotnya.

Baca juga:
PDIP sebut Rustam mundur karena tak mau martabatnya diinjak Ahok
Berselisih dengan Ahok, Rustam mundur dari jabatan Wali Kota Jakut
Pesan Djarot ke Rustam yang ribut sama Ahok: Jangan dimasukin hati
Ahok: Semua pejabat main golf, Bang Yos main, Foke main!
Sekda DKI Jakarta: Saya enggak bisa main golf, bisanya main gulat
Prabowo ke Ahok: Sekali-kali menghargai anak buah apa susahnya sih
Ahok kasih Rp 50 juta sebulan ke Rustam buat biaya kawinan warga

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.