Ini alasan Ahok ingin bangun enam ruas jalan tol dalam kota
"Padahal teori itu mengatakan kalau anda membangun Outer Ring Road maka anda harus ada 6 ruas tol dalam kota, supaya Outer Ring Road ini ada jalan keluar masuknya," katanya di
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama merencanakan akan melanjutkan program pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota. Walaupun, dia tidak memungkiri, pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota tersebut sempat menyebabkan perdebatan.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, semenjak zaman Fauzi Bowo memimpin Pemprov DKI Jakarta rencana pembangunan enam ruas tol ini sudah ada. Namun, karena ada perdebatan maka pembangunannya ditangguhkan.
"Padahal teori itu mengatakan kalau anda membangun Outer Ring Road maka anda harus ada 6 ruas tol dalam kota, supaya Outer Ring Road ini ada jalan keluar masuknya," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/11).
"Sekarang kamu lihat Outer Ring Road kita macet gak? Macet habis! Karena jalannya cuma muter tok. Harusnya dalam muternya itu ada 6 ruas tol dalam kota. Itu yang perlu disilang," tambah mantan Bupati Belitung Timur ini.
Dia mengungkapkan, adanya enam ruas jalan tol dalam kota ini akan menjadi pintu keluar untuk menjadi penghubung. Sebab akan sia-sia saja adanya Tol JORR jika tidak dapat menyebarkan penggunanya langsung ke kawasan yang akan dituju.
"Keluar masuk kalau anda terjebak dalam lingkaran gimana? buat apa ada lingkaran elevated kalau tidak ada networking jaringan elevated. Jadi waktu PU merancang ini mereka sudah berdebat. Kalau mau membangun elevated harus ada atasnya," jelasnya.
Bahkan, Ahok sempat menyamakan rencana pembangunan enam ruas tol dalam kota ini seperti membangun rumah tingkat. Bagaimana menambah lantai di atas bangunan awal tanpa ada penghubung yang mengkoneksikannya.
"Tentu saya juga percaya teori rasio jalan tidak akan menyelesaikan kemacetan makanya harus di selesaikan dengan berbasis rel tetapi namanya outer Ringroad dengan JORR dengan 6 ruas tol dalam kota harus bisa diselesaikan sesudah itu tidak perlu lagi bikin tol dalam kota. Mending naikin atas," tutupnya.
Baca juga:
Sandiaga larang mobil Rp 3 M lewat, begini cara Ahok atasi kemacetan
Ahok sebut hadapi macet di Jakarta ibarat wanita melahirkan
Timses sebut Anies-Sandi sudah kampanye di 549 titik di Jakarta
Sylviana soal pasukan oranye diskors: Saya prihatin, salahnya dimana
Anies Baswedan sambangi warga di pinggiran Kanal Banjir Barat
Djarot izinkan warga beli mobil mewah, asal taat bayar pajak