Ibas sebut Pilgub DKI 'aut-autan', mata jadi kaki, kaki jadi mata
Ibas sebut Pilgub DKI 'aut-autan', mata jadi kaki, kaki jadi mata. Ibas mengatakan, seluruh wilayah pilkada tentu penting, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa DKI adalah wilayah yang menyita pikiran dengan seluruh isu yang berkembang.
Ketua Pemenangan Pemilu (KPP) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatakan dari tujuh wilayah pemilihan yang menjadi fokus pemenangan, DKI lah yang paling banyak menguras energi.
Ibas mengatakan, seluruh wilayah pilkada tentu penting, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa DKI adalah wilayah yang menyita pikiran dengan seluruh isu yang berkembang.
"Istilahnya aut-autan, mata jadi kaki, kaki jadi mata, sangat-sangat dinamis dan seru bahkan tak sedikit ke arah yang membuat kondisi menjadi hangat cenderung panas," ujar Ibas melalui pesan singkatnya, Kamis (9/2).
Dengan kondisi yang semakin mendekati hari pemilihan, tentu banyak hal yang harus diantisipasi. Terutama dengan kondisi Jakarta yang semakin bergejolak.
"Jangan sampai ada hoax yang berlebihan, apalagi ada yang menuju kampanye hitam dan fitnah. Untuk itu kami serukan mari kita berkompetisi secara sehat dan kedepankan kompetisi yang berisi penuh gagasan dan program untuk rakyat," kata Ibas.
Ibas menambahkan, jika rakyat Jakarta berkeinginan simpel, yaitu memiliki pemimpin yang dekat dan sayang dengan rakyatnya. Mereka menginginkan perubahan. Oleh sebab itu, mereka yakin akan memenangkan kompetisi.
Baca juga:
Pesan terakhir Plt Gubernur DKI Sumarsono untuk Ahok
Anies Baswedan: Jurnalis adalah guru dari sebuah bangsa
Anies sebut difabel Jakarta tak butuh kasihan tapi diberi kesempatan
Anies soal survei: Seperti mendaki gunung, puncaknya tanggal 15
Debat ketiga Pilgub DKI dinilai makin mengerucutkan pilihan warga
Sumarsono: Jangan ada pemilih merasa tak aman lalu tak datang ke TPS
Lewat deklarasi netralitas, Sumarsono pastikan PNS DKI tak berpihak