Hujan lebat disertai kilat & angin kencang berpotensi terjadi di Jaksel & Jaktim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca. BPBD DKI meminta masyarakat di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan untuk mewaspadai hujan angin.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca. BPBD DKI meminta masyarakat di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan untuk mewaspadai hujan angin.
Dikutip dari akun Twitter BPBD DKI Jakarta, Kamis (8/2), kemungkinan hujan lebat disertai kilat dan petir serta angin kencang di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan akan terjadi antara siang hingga menjelang malam hari.
Intensitas hujan ekstrem di wilayah Bogor pada Senin (5/2) lalu mengakibatkan tinggi muka air di Bendung Katulampa mengalami peningkatan hingga 220 sentimeter dengan status Siaga I. Sehingga sejumlah wilayah di DKI Jakarta terdampak banjir.
Menurut infografis yang dikeluarkan BPBD DKI Jakarta, sejak Senin hingga Rabu (7/2), keseluruhan wilayah yang terdampak banjir ada di 13 kecamatan, 22 kelurahan, dan 71 rukun warga di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Hingga Rabu (7/2) pukul 18.00 WIB kemarin, wilayah dengan pengungsi terbanyak adalah Kelurahan Rawa Jati yang mencapai 2.008 jiwa. Untuk menangani banjir tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan 421 unit pompa di 145 lokasi.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan tetap waspada terhadap kemungkinan banjir karena Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga Jumat (16/2) besok.
Baca juga:
Longsor bikin kereta cepat bandara setop operasi, PT Railink merugi
Cari rumput, ketua RT di Pekalongan hilang diduga tertimbun longsor
Tak bisa ditawar, Pemprov akan relokasi bangunan liar bantaran Kali Ciliwung
Sungai Comal meluap, 800 rumah di Pemalang terendam banjir
Menhub minta perbaikan area longsor di bandara harus cermat dan segera