Hujan Deras di Bogor, Sejumlah Permukiman di Jaksel dan Jaktim Banjir
Saat ini BPBD, Tagana Dinsos, Unsur Kecamatan, Unsur Kelurahan, Satpol PP, FKDM, Koramil, Polsek, masih terus melakukan update data serta kebutuhan mendesak. Sampai saat ini juga tidak ada korban jiwa atau luka akibat banjir.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air di beberapa pintu air mengalami kenaikan signifikan. Dikutip dari situs BPBD DKI Jakarta, Jumat (26/4) pukul 06.00 WIB, pintu air Katulampa sudah berstatus Siaga 1 (220) sejak Kamis malam kemarin pukul 20.30 Wib. Sedangkan pintu Air Depok juga terpantau Siaga I (360) sejak dini hari pukul 00.43 Wib.
Akibatnya, sejumlah kawasan di Jakarta terdampak kiriman air. Data pagi ini hingga 07.00 WIB, terdapat 17 titik banjir. Di wilayah Jakarta Selatan tepatnya di RW. 07 Kelurahan Lenteng Agung, RW. 01 Kelurahan Srengseng Sawah, RW. 01 Kelurahan Pengadegan, RW. 07 Kelurahan Rawajati, RW. 05, 06, 07, 08 Kelurahan Pejaten Timur. Ketinggian air rata-rata 20 cm sampai dengan 170 cm.
Di wilayah Jakarta Timur tepatnya di RW. 02, 05, 08 Kelurahan Cawang, RW. 05 Kelurahan Balekambang, RW. 04, 05, 08 Kelurahan Kampung Melayu, RW. 07, 11 Kelurahan Bidara Cina. Ketinggian air rata-rata 20 cm sampai dengan 100 cm.
Bahkan banjir di RT 07, 08/RW 01 Kelurahan Pengadegan, akhirnya membuat sejumlah warga mengungsi di Rusun Pengadegan, Jakarta Selatan.
Saat ini BPBD, Tagana Dinsos, Unsur Kecamatan, Unsur Kelurahan, Satpol PP, FKDM, Koramil, Polsek, masih terus melakukan update data serta kebutuhan mendesak. Sampai saat ini juga tidak ada korban jiwa atau luka akibat banjir.
"Kami imbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir yang terjadi, serta dapat dengan cepat melaporkan kejadian bencana/ kegawatdaruratan melalui kanal resmi Pemprov dan BPBD DKI Jakarta melalui (Call Center Jakarta Siaga 112 ) agar dapat segera ditindak lanjuti."
Upaya penanganan banjir juga telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD DKI Jakarta, yaitu dengan melakukan assessment dan koordinasi dengan Kelurahan terdampak, serta memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai Ciliwung melalui SMS Blast saat Bendung Katulampa dan Pintu Air Depok mengalami kenaikan status Siaga menjadi Siaga 1.
BPBD juga berkoordinasi dengan SKPD terkait seperti Dinas Sumber Daya Air. Dinas Sumber Daya Air melalui satgas SDA Kecamatan melakukan penanganan banjir di lokasi dengan penyedotan menggunakan pompa dibantu oleh PPSU Kelurahan, serta menyiapkan sebanyak 133 unit pompa mobile dan 465 unit pompa stasioner yang tersebar di 164 lokasi.
Baca juga:
Terbawa Arus, Sampah Kembali Menumpuk di Pintu Air Manggarai
Warga Pejaten Timur Bersedia Direlokasi, Asal Dapat Ganti Rugi
Penampakan Udara Sungai Ciliwung yang Meluap di Pejaten Timur
Cerita Hisyam, Warga Cililitan Terbiasa Rasakan Banjir Kiriman dari Bogor
Banjir Pejaten Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Bangun Dapur Umum
Banjir Kiriman Bogor Rendam Kampung Arus Cawang