LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Heru: DKI sudah Siapkan Dana untuk Bayar Pembebasan Lahan Normalisasi Ciliwung

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih menunggu Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menyampaikan status tanah yang terkena proyek tersebut.

2023-02-23 09:18:59
Normalisasi Sungai
Advertisement

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan, pihaknya masih berupaya menyelesaikan normalisasi Sungai Ciliwung yang ditargetkan rampung 2024.

Heru menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI masih menunggu Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menyampaikan status tanah yang terkena proyek tersebut.

"Ya kita tunggu BPN. Kita sudah sosialisasi, pendataan sudah, pendataan luas lahan sudah semuanya. Tinggal status tanah itu seperti apa. Itu kan haknya BPN," kata Heru kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (22/2).

Advertisement

Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa pihaknya sudah siap membayar pembebasan lahan setelah status tanah tadi ditetapkan.

"Kemarin Pak Menteri sudah menyampaikan akan diteliti dan membantu DKI untuk meningkatkan status tanah itu. Hal itu sudah diteliti, kita bayar hak-haknya," ujar Heru.

Advertisement

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembebasan lahan seluas 6,45 hektare (ha) di bantaran Sungai Ciliwung pada tahun ini. Pengerjaan ini dilakukan untuk melanjutkan pengerjaan normalisasi Ciliwung yang disoroti Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Unit Pelayanan Data dan Informasi Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Roedito mengatakan, pembebasan lahan akan dilakukan di empat kelurahan. Empat kelurahah ini berada di Kelurahan Cililitan, Rawajati, Cawang, dan Kampung Melayu.

“Kelurahan Cililitan dibebaskan seluas kurang lebih 0,8 ha, Rawajati 1,5 ha, Cawang seluas 2,25 ha, dan Kampung Melayu seluas 1,95 ha,” papar Roedito ketika dikonfirmasi, Selasa (21/2).

Lebih lanjut, Roedito menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan diambil dari APBD 2023. Anggaran yang digelontorkan sebesar Rp469 miliar.

“Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kita Rp469 miliar. Ini tahun 2023 DPAnya,” tambah Roedito.

Setelah pembebasan lahan, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan membangun tanggul atau sheetpile dengan panjang trase sungai 4,3 kilometer.

“Rinciannya tanggul di Kelurahan Cililitan 0,5 kilometer, Kelurahan Rawajati 1 kilometer, Cawang 1,8 kilometer, dan Kampung Melayu 1,3 kilometer,” ujar Roedito.

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.