LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Heboh Nasi Padang Babi di Jakut, Wagub DKI: Harusnya Semua Makanannya Halal

Menurutnya, selama ini Restoran Padang selalu menyediakan makanan-makanan halal. Sehingga, adanya temuan menu berbahan babi ini akan membuat masyarakat khawatir.

2022-06-10 15:24:11
Daging Babi
Advertisement

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi soal menu babi Restoran Nasi Padang di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia menilai, seharusnya Restoran Padang menyediakan menu halal.

"Harusnya semua Resto Padang halal, kemudian kalau mau ada kreativitas itu boleh tapi jangan sampai melukai yang lain," kata Ariza, saat diwawancarai di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/6).

Menurutnya, selama ini Restoran Padang selalu menyediakan makanan-makanan halal. Sehingga, adanya temuan menu berbahan babi ini akan membuat masyarakat khawatir.

Advertisement

"Jadi kalau ada yang tidak halal itu di luar keterbatasan kita, kita enggak tahu, kok ada yang tidak halal," ujarnya.

"Nanti dikhawatirkan di Restoran Ladang itu orang makan enggak tahu ya haram," sambung Ariza.

Baru-baru ini publik tengah dihebohkan dengan adanya rumah makan Padang yang menyediakan aneka olahan daging babi. Rumah makan tersebut bernama Babiambo yang juga menjual makanan di salah satu merchant yakni grabfood.

Advertisement

Seperti diketahui, rumah makan Babiambo itu terletak di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka mengolah segala macam daging babi dengan bumbu racikan khas Padang, salah satunya adalah Gulai Babi khas Padang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin buka suara. Menurutnya, perlu ada informasi kuat serta koordinasi dengan teman-teman wilayah yang ada di Jakarta Utara.

"kita koordinasi dulu dengan teman-teman wilayah," ujar Arifin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (10/6/2022).

Dia mengaku saat ini jajaran Satpol PP belum dapat bertindak apapun. Pasalnya, pihaknya hanya dapat melakukan penindakan saja. Sementara, pengawasan dan pengecekan sepenuhnya ada di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Itu porsinya bukan di saya, tapi di dinas lain ya, di dinas parekraf selaku pengawasan dan pembinaannya. Kalau saya langsung masuk kategori penindakan jika ada pelanggaran," imbuhnya.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.