Harta ludes dan gagal mudik karena salah tanya orang di jalan
Kata Argo, saat itu korban hendak pulang ke kampung halamannya dan bertanya kepada pelaku. Bukannya dijawab dengan baik, pelaku justru mengancam korban dengan pisau.
Imam Nawawi, harus membatalkan niatnya untuk pulang ke kampung di Bojonggaling, RT 002 RW 002, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Parakan Salak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pasalnya, pria berumur 18 tahun harus menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kejadian terjadi di Jalan Kartini Raya, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Di mana pelaku menggunakan senjata tajam yakni pisau untuk melancarkan aksinya.
"Jadi pada hari Rabu tanggal 5 September kemarin, telah terjadi hal tersebut di lokasi. Di mana pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam yakni pisau," kata Argo di Jakarta, Sabtu (8/9).
Kata Argo, saat itu korban hendak pulang ke kampung halamannya dan bertanya kepada pelaku. Bukannya dijawab dengan baik, pelaku justru mengancam korban dengan pisau.
"Pelaku saat itu mengeluarkan pisau yang diselipkan dipinggangnya lalu pelaku mengancam korban 'handphone keluarkan sama uangnya kalau nggak saya tusuk'," jelasnya.
Korban yang merasa terancam, akhirnya memberikan semua harta bendanya. Kemudian pelaku lari menaiki bus kota.
"Atas keterangan korban dan saksi-saksi, akhirnya kita berhasil amankan pelaku bernama M. Yunaldi, warga Tambora, Jakarta Barat. Dan kasus ini ditangani Polsek Sawah Besar," pungkasnya.
Baca juga:
Sabet polisi dengan parang, spesialis Curanmor tewas ditembak
Kapolda Jabar menilai jumlah CCTV kota Bandung belum ideal
Jual lapak pedagang, 4 pengurus Pasar Marelan diamankan
Usai tarik-tarikan HP dengan jambret, Evi jatuh dari motor hingga koma
17 Nisan di pemakaman umum Malang dirusak orang tak dikenal
Terungkap! Otak pembunuhan sadis satu keluarga di Makassar adalah napi dalam penjara
Pembunuhan sadis caddy golf cantik yang menghebohkan warga