Gubernur DKI kecolongan ada prostitusi gay berkedok pusat kebugaran
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku kecolongan adanya tempat prostitusi berkedok pusat kebugaran. Sanksi tegas sudah dijatuhkan karena menyalahkan izin diberikan Pemprov DKI.
Polisi menggerebek tempat pusat kebugaran T1 Sauna yang terletak di Ruko Plaza Harmoni, Jalan Suryo Pranoto, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10). Bangunan pusat kebugaran itu ternyata dijadikan tempat prostitusi lelaki penyuka sesama jenis atau gay.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku kecolongan adanya tempat prostitusi berkedok pusat kebugaran. Sanksi tegas sudah dijatuhkan karena menyalahkan izin diberikan Pemprov DKI.
"Kecolongan dong, itu kan berarti melanggar izin, maka seperti itu di samping pidana ya maka dicabut pasti dicabut itu," kata Djarot usai Peresmian Renovasi Masjid Jami Al-Anwar (Masjid Angke), Jakarta Barat, Selasa (10/10).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengungkapkan, sesuai peraturan yang ada, izin usaha tersebut otomatis dicabut. Jika ingin mengajukan izin ulang harus dengan izin usaha yang berbeda.
"(Misalnya) Untuk rumah makan baru boleh tapi kalau seperti itu lagi enggak boleh," ungkapnya.
Sebelumnya, sedikitnya 51 orang diamankan saat sedang menggelar pesta gay. Tujuh di antaranya merupakan warga negara asing. Mereka kebanyakan berusia 20 tahun dari berbagai latar belakang. "Ada 7 WNA, 4 WNA China, 1 Singapura, 1 Thailand, 1 Malaysia," tutur Argo.
Polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mulai dari pemilik, pengelola, hingga pegawai. Satu orang pengelola masuk daftar pencarian orang.
"Kita menetapkan 6 orang tersangka 1 orang inisial H masih DPO. Tersangka yaitu GG, GCMP, NA, ES dan K. Ada lima yang hari ini dilakukan penahanan," kata Argo.
Baca juga:
Masuk spa gay di Harmoni Rp 165 ribu, pengunjung dapat kondom & pelumas
Menengok spa gay di Harmoni yang digerebek polisi Jumat lalu
Bisnis esek-esek berkedok spa & gym yang tak pernah padam di ibu kota
Ini aktivitas spa gay di Harmoni yang digerebek polisi
Pemprov DKI Jakarta resmi tutup sementara ruko spa gay di Harmoni