LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Gertakan Anies Baswedan pada anak buah sejak jadi gubernur DKI Jakarta

Gertakan atau ancaman itu dilontarkan agar para anak buah menjalankan pekerjaannya dengan baik.

2018-07-19 06:00:00
Anies Baswedan
Advertisement

Sejak menjadi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mulai menunjukkan 'taringnya'. Dia tak segan-segan memberikan ancaman kepada bawahannya yang dinilai menyalahgunakan jabatan.

Gertakan atau ancaman itu dilontarkan agar para anak buah menjalankan pekerjaannya dengan baik. Lalu apa gertakan Anies kepada anak buahnya? Berikut rangkumannya:

Advertisement

Akan pecat lurah yang terbukti pungli

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan langsung memberhentikan lurah yang menarik pungutan liar (pungli). Sanksi yang akan diberikan tersebut untuk membuat efek jera.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk melapor kepadanya ketika diminta pungli oleh lurah atau pejabat lain. "Minta namanya aja. Kita ada 267 lurah, jika ada yang lakukan pungli langsung diberhentikan. Jadi minta laporannya saya akan berhentikan," kata Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/7).

Advertisement

Akan pecat bawahannya jika ada pembangunan di pulau reklamasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh jajarannya untuk memastikan pembangunan di pulau reklamasi untuk dihentikan. Bahkan, dia mengancam akan memecat jajarannya jika terbukti masih ada kegiatan pembangunan di pulau buatan tersebut.

"Ada petugas kita yang jaga di sana kalau ada petugas yang lalai akan kita copot langsung. Makasih sudah dilaporkan," katanya di kawasan GBK, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).

Akan pecat Satpol PP nakal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak segan-segan untuk memecat petugas Satpol PP jika memperjualbelikan trotoar menjadi lapak pedagang kaki lima (PKL). Dia juga akan menginvestigasi setiap laporan tentang Tanah Abang.

"Kalau kemudian sampai ada pemalakan dan lain-lain kepada mereka yang menggunakan area yang kita siapkan, maka siapa pun akan saya pecat, siapa pun, dan ini keputusan tegas," ujarnya dalam program Mata Najwa yang disiarkan Trans7, Rabu (24/1).

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.