Gerindra sebut Ahok tak mau cuti karena mau manfaatkan jabatan
Gerindra sebut Ahok tak mau cuti karena mau manfaatkan jabatan. Muhammad Taufik menegaskan, pasangan petahana Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat harus kembali cuti pada kampanye putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Sebab, aturan tersebut telah tertuang dalam UU Pilkada.
Wakil ketua tim pemenangan Anies-Sandi, Muhammad Taufik menegaskan, pasangan petahana Basuki T Purnama dan Djarot Saiful Hidayat harus kembali cuti pada kampanye putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Sebab, aturan tersebut telah tertuang dalam UU Pilkada.
"Kalau saya melihatnya kalau ada kampanye mesti cuti dong. Undang-Undang itu," kata Taufik di Posko pemenangan Anies-Sandi Jalan Cicurug No 6, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/2).
Lebih lanjut, Taufik khawatir, bila pasangan petahana Basuki-Djarot tak kembali cuti, kemungkinan memanfaatkan jabatan dilakukan petahana. Hal ini tentu sangat merugikan bagi jagoannya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
"Kalau enggak mau cuti berarti kita patut menduga mau memanfaatkan jabatan itu. Jabatan itu pasti digunakan lah. Saya meyakini itu," ungkap Taufik.
Karenanya, dia berharap, pasangan Basuki-Djarot untuk sportif dan berlaku adil dengan cuti di masa kampanye putaran kedua.
"Supaya adil ya cutilah. Kenapa sih, kan dari awal dia udah enggak mau cuti. Kalau enggak mau cuti kita tahu mau apa," kata Taufik.
"Mau memanfaatkan jabatan Gubernur dan wakil Gubernur untuk kepentingan kampanye," sindirnya.
Baca juga:
Prabowo kirim surat ke SBY ajak bertemu
Novanto pastikan beri sanksi soal Titiek Soeharto dukung Anies-Sandi
Ditanya soal Pilgub DKI, Ahok berkelit dan pilih irit bicara
Ruhut soal penolakan salati jenazah: Ikut aku dijamin masuk surga
Peta lumbung suara Ahok dan Anies Baswedan di putaran pertama
Di putaran kedua Ahok harus cuti lagi? Ini kata ketua KPU DKI
Bawaslu tak temukan pelanggaran pidana di putaran I Pilgub DKI