Gara-gara Tercemar Deterjen, Pintu Air Weir 3 Marunda Dipenuhi Busa
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Kebersihan (Kasi Wasdal) Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Suparman menjelaskan proses terbentuknya busa di Pintu Air Weir 3 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Aliran air mengandung busa terpantau di Pintu Air Weir 3 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Slamet Riyadi, menduga penyebabnya karena air sudah tercemar limbah rumah tangga.
"Kandungan deterjen di kali itu cukup tinggi, sama kaya di kali item," kata Slamet saat dihubungi, Kamis (2/5).
Slamet mengatakan, pihaknya telah membawa sampel air Laboratorium Lingkungan Hidup Daerah yang berada di Jalan Casablanca Jakarta Selatan. Pihaknya hendak meneliti kandungan air. Namun, hingga kini hasilnya belum keluar.
"Sudah dibawa seminggu yang lalu," ucap dia.
Tak cuma itu, Slamet menyebut hampir seluruh aliran sungai telah tercemar limbah rumah tangga. Karenanya, Pemerintah Provinsi DKi Jakarta sedang berupaya meminimalisir pencemaran.
Salah satunya dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal. Khusus di Jakarta Utara wacananya ada dua titik.
"Satu di Penjaringan, dan satu lagi di Priuk 1, itu yang membangun PU Air," terang dia.
Slamet berharap, dengan pembangunan tersebut air di sana lebih memenuhi baku mutu.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Dampak Lingkungan dan Kebersihan (Kasi Wasdal) Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Suparman menjelaskan proses terbentuknya busa di Pintu Air Weir 3 Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
"Busa itu karena proses turbulensi. Grujukan dengan debit air sangat tinggi. dan air sendiri ada unsur e-coli seperti deterjen mas. yang sifatnya begitu dengan turbulensi akan menimbulkan busa,"ujar dia.
"Seperti mas kalau di ember, kasih deterjen atau grujuk air kan busa akan timbul. Nah prosesnya sama. Jadi kali itu ada unsur e-coli yang tinggi tapi masih dalam batas ambang kewajaran," katanya.
Reporter: Ady Anugrahadi
Baca juga:
Tingkatkan Kepedulian Lingkungan, Pemerintah Luncurkan Gerakan Indonesia Bersih
Situ Pangarengan Depok Dipenuhi Tumpukan Sampah dan Eceng Gondok
Anies Akui Udara Jakarta Tercemar: Akibat Dominasi Kendaraan Pribadi
Aksi Aktivis Lingkungan Blokade Jembatan di London
Anies Persilakan Warga Gugat Pemprov DKI Soal Udara Bersih
PTPN V Menduga Ribuan Ikan di Sungai Gasib Siak Mati karena Diracun