Proyek normalisasi Kali Ciliwung, salah satu strategi utama penanggulangan banjir di Jakarta, masih berjalan lambat. Hingga kini, pengerjaan baru mencapai setengah dari total rencana sepanjang 33,69 kilometer, meski proyek ini ditargetkan rampung pada 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna mendorong percepatan proyek yang sempat tersendat selama bertahun-tahun.
Berdasarkan data terbaru, baru 17,17 kilometer yang berhasil dikerjakan. Sisanya, sepanjang 16,52 kilometer, masih belum tersentuh lantaran terkendala proses pembebasan lahan di sejumlah titik.
Advertisement
Program normalisasi ini dirancang untuk mengurangi risiko banjir tahunan, khususnya di wilayah padat penduduk yang berada di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.