LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Fokus kelola air dan limbah, DKI satukan PDAM dan PAL

Dalam rangka memperingati Hari Air Se-dunia, Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengimbau agar warga Jakarta menjaga kebersihan sungai untuk meningkatkan kualitas air di Ibu Kota.

2017-03-30 15:00:24
Plt Gubernur DKI
Advertisement

Hari Air Sedunia (World Water Day) yang ke-25 kali ini mengangkat tema Wastewater (air limbah). Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari Air Se-dunia, Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengimbau agar warga Jakarta menjaga kebersihan sungai untuk meningkatkan kualitas air di Ibu Kota.

"Pesan lainnya dengan tema ini, menurut persepsi saya sebagai Plt Gubernur DKI Jakarta, janganlah air sebagai sumber kehidupan itu menjadi limbah," kata Sumarsono, usai menyusuri Kali Ciliwung, di Pintu Air Manggarai, Kamis (30/3).

Pria yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah di Kemendagri tersebut mengimbau masyarakat untuk tidak membuang segala macam jenis kotoran ke sungai.

"Air sebagai sumber kehidupan bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk ke depan untuk anak cucu dan generasi muda kita. Karena apapun juga, orang enggak bisa hidup tanpa air," ujar Sumarsono.

Oleh karenanya, Sumarsono menegaskan terutama kepada para pelaku industri untuk tidak membuang limbahnya ke sungai.

"Maka dari itu siapapun juga warga Jakarta termasuk pabrik-pabrik harus bisa mengendalikan air limbah ini dengan sebaik-baiknya," terang Sumarsono.

Lebih jauh, Sumarsono menjelaskan sebagai salah satu bentuk keseriusan Pemprov DKI mengelola air dan limbah adalah dengan menyatukan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bertugas mengelola air, yakni PD Pengelola Air Minum (PDAM) Jaya dan PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Jaya akan dilebur.

"Hari ini kita sambut sebenarnya yang utama disambut dalam rangka tema ini untuk perusahaan daerah yang menangani air dan limbah kita satukan," kata Sumarsono.

Sumarsono mengatakan, saat ini Perda peleburan dua BUMD tersebut tengah disusun setelah sebelumnya dilakukan pembahasan mengenai rancangan peraturan daerah bersama DPRD DKI Jakarta.

"Hari ini kita penyambutan dua perda yang saat ini perdanya sedang kita susun. Yang kedua perusahaan ini harus bersinergi. Dua perusahaan daerah tersebut itu posisinya penting bersinergi itu. Bahwa air dan limbah itu dua kesatuan penanganan sebenarnya. Jangan sampai air terkena limbah dan bagaimana limbah kemudian bisa dibersihkan dan seterusnya," tandas Sumarsono.

Baca juga:
Begini solusi Pemprov DKI tangani air asin di kawasan Kalijodo
Ditanya enak mana Kalijodo dulu atau kini, begini respons warga
Pemprov DKI siapkan 1.300 Satpol PP amankan aksi 313
Sandiaga sebut Pemprov DKI mulai adopsi program Anies-Sandi
Bentuk pasukan merah, Ahok-Djarot belum tahu kapan seleksi petugas

Advertisement
(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.