Fakta-fakta 20 TransJakarta terbakar di pool Rawa Buaya
Apa sebenarnya di balik kebakaran besar 20 bus Transjakarta, dan apa reaksi Gubernur Ahok terkait insiden ini?
Selasa (1/9) malam lalu warga Rawa Buaya, Jakarta Barat, dikagetkan dengan terbakarnya Transjakarta yang terparkir di pool PT Trans Batavia. Kekagetan warga wajar mengingat jumlah bus yang terbakar bukan hanya satu, tetapi 20! Pool bus Trans Batavia di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar hebat, Selasa (1/9) malam. Akibatnya, sekitar 20 unit bus Transjakarta terbakar. Puluhan bus TransJakarta di pool Trans Batavia Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar Selasa (1/9) sore kemarin. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan bus yang terbakar armada lama. Pool bus Trans Jakarta di pool Trans Batavia, di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, terbakar hebat pada Selasa (1/9) malam. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, seolah tak kaget saat dimintai tanggapannya.
Informasi dihimpun kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, hingga akhirnya kobaran api bertambah besar dan menyulitkan petugas pemadam kebakaran. Padahal, sebanyak 30 unit mobil damkar sudah diterjunkan ke lokasi.
Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas terlihat padat merayap. Hal ini dikarenakan banyaknya pengguna jalan yang memperlambat lajunya guna mendokumentasi peristiwa tersebut untuk pribadi.
Apa sebenarnya di balik kebakaran besar 20 bus Transjakarta, dan apa reaksi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait insiden ini? Berikut fakta-faktanya:Angin kencang membuat kebakaran berlangsung sangat cepat
Pantauan merdeka.com di lokasi, Rabu (2/9), bus-bus yang terbakar hingga pagi ini masih belum dievakuasi. Teguh (35), salah seorang saksi yang berada di lokasi, mengungkapkan kebakaran berlangsung sangat cepat. Dia menduga hal itu terpengaruh faktor angin yang kencang.
"Kebakarannya sekitar 18.30 WIB. Awalnya muncul asap di parkiran bus, cuma 10 menit langsung api membesar," kata Teguh kepada merdeka.com di lokasi.
Menurutnya, awalnya ada sekitar 10 bus Transjakarta yang terbakar. Kemudian, para karyawan Transjakarta berhamburan menyelamatkan diri.
"Faktor angin bertiup kencang yang api membesar kemudian saksi mengurungkan niat untuk memadamkan api," katanya.
Petugas Kepolisian setempat masih terlihat melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.20 Transjakarta yang terbakar sudah rusak dan tak terpakai
"Itu semua bus lama, yang sudah rusak. Namun ada yang lagi diservis," ujarnya di Wakil Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Pargaulan Butar-Butar, di lobi Main hall Polda Metro Jaya, Rabu (2/9).
Pargaulan mengatakan, bis yang berada di pool tersebut merupakan bus pengadaan pada tahun 2007 dan bukan bus untuk dioperasikan.
"Bus itu awal pengadaan pada tahun 2007 dan memang sudah rusak jadi tidak beroperasi lagi untuk para penumpang," katanya.
"Jadi mobil bus tersebut masa operasinya sudah habis. Sesuai kontraknya itu hanya tujuh tahun lalu diperpanjang setahun atau dua tahun diperpanjangnya. Kalau soal rusaknya nanti tanya sama Transjakarta-nya ya," tegasnya.
Kebakaran tersebut diduga akibat adanya sisa-sisa gas yang menjadi bahan bakar bus Transjakarta. Namun, dirinya enggan menyebutkan hal tersebut yang menjadi asal api.
"Kondisinya kan rusak jadi ditaruh di sana, kalau ada gas itu mungkin sisa-sisa gas yang masih berada di dalamnya," pungkasnya. Ahok: Kalau Transjakarta sudah tua terbakar, biarin aja lah
"Biasa aja. Kalau udah tua, terbakar, biarin aja lah," ujar Ahok, sapaan Basuki, di Balai Kota Jakarta, Rabu (2/9).
Dengan kejadian itu, Ahok segera memutus kontrak dengan operator Trans Batavia. Apalagi, kata dia, bus tersebut belum menerapkan sistem rupiah per kilometer.
"Sekarang ama dia (Trans Batavia) sudah putus kontrak. Sekarang kan kita sudah pakai sistem rupiah per kilometer.
Ahok mengaku, ke depannya akan lebih memperketat prasyarat bagi setiap operator bus, jika mereka ingin bergabung dalam layanan Transjakarta. Dirinya pun menuturkan, bus-bus yang terbakar semalam memang bus yang telah usang, dan sudah tak layak jalan.
"Siapa pun yang terbaik, kita sudah bikin standar dia bisa masuk. (Trans Batavia) ini kan peninggalan kontrak lama saja," ujar Ahok.
"Itu masih yang buatan lama, sudah sampai 10 tahun itu bus-nya," pungkasnya.