Empat Pembacok siswa Bunda Kandung dibekuk polisi di Kramat Jati
Empat Pembacok siswa Bunda Kandung dibekuk polisi di Kramat Jati. Empat pelaku yang masih pelajar itu dibekuk pada Minggu (26/2) malam.
Aparat kepolisian membekuk empat pelaku tawuran hingga menewaskan seorang siswa STM Bunda Kandung, pekan lalu. Empat pelaku yang masih pelajar itu dibekuk pada Minggu (26/2) malam.
"Udah ditangkap empat orang, semalam. Yang nangkap Polres Jakarta Timur," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin, (27/2).
Argo mengatakan, penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian saat mereka berkeliaran di Pasar Kramat Jati. Para pelaku dibekuk di tempat berbeda di Pasar Kramat Jati.
"Mereka lagi jalan-jalan di Pasar Kramat Jati. Mereka kan nggak berani pulang, satu-satu kita tangkap di sana, tapi tempat terpisah," ujar dia.
Meskipun begitu, Argo belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait identitas para pelaku. "Nanti aja, mau saya rilis jam sebelas di Polres Jakarta Timur," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, dalam sebuah video yang beredar luas di Youtube, terlihat kedua Sekolah Menengah Kejuruan terlibat aksi tawuran di flyover Pasar Rebo sehari menjelang Pilkada serentak, Selasa, (14/2). Tawuran itu melibatkan STM Bunda Kandung dan SMK Adi Luhur. Tawuran itu terjadi di sekitaran flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Akibat tawuran itu, seorang siswa STM Bunda Kandung bernama Ahmad Andika Baskara (17), tewas. Warga Lenteng Agung itu meregang nyawa akibat dibacok celurit oleh lawannya.
Baca juga:
Pembacok siswa Bunda Kandung saat tawuran tak ada di sekolah & rumah
Tawuran pelajar di Jakarta kembali terulang, satu tewas
Anarkisme remaja di Yogyakarta selama 2016 terjadi 43 kasus
Hari pertama sekolah, siswa SMK Korpri Tangerang jadi korban tawuran
Satu lagi pelajar di Yogyakarta jadi korban pembacokan
Ahok sebut tawuran pelajar Jakarta turun berkat sanksi tegas
Bubarkan tawuran, anggota Satpol PP dan seorang warga kena bacok