Dulu semangat menolak, kini Ahok belikan DPRD mobil dinas baru
Saat ini, di parkiran basement DPRD DKI Jakarta telah terparkir 25 unit sedan Toyota Corolla Altis.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), akhirnya membelikan mobil dinas baru bagi 101 anggota DPRD DKI Jakarta, periode 2014-2019. Padahal sebelumnya Ahok bersikeras akan memberikan uang sewanya saja, ketimbang membelikan mobil baru sebanyak itu.
"Dulu saya berpikir, saya tidak mau kasih baru, kasih mentahnya aja, kita lebih untung. Enggak usah ada biaya perawatan, enggak ada macam-macam," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9).
Tapi setelah melihat aturan Permendagri, mobil-mobil tersebut memang harus difasilitasi oleh Pemprov DKI Jakarta, bagi seluruh anggota DPRD DKI Jakarta di setiap periodenya.
"Itu emang udah rutin, setiap kali DPRD baru pasti disediakan mobil operasional," pungkasnya.
Diketahui, sebelumnya Ahok sempat bersikeras untuk menyewakan mobil dinas bagi 101 anggota DPRD, di mana uang sewanya akan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI Jakarta. Hal itu dikecualikan hanya bagi para pimpinan DPRD DKI (1 ketua dan 4 wakil), yang tetap akan dibelikan mobil dinas baru.
Ahok beralasan, menyewa mobil dinas akan lebih mampu menghemat anggaran, dibanding dengan membeli mobil baru yang juga butuh biaya perawatan. Namun nyatanya, ide Ahok tersebut tidak didukung oleh sejumlah peraturan yang sudah ditetapkan.
Saat ini, di parkiran basement DPRD DKI Jakarta juga telah terparkir 25 unit mobil baru tipe sedan, dengan merek Toyota Corolla Altis, yang dibeli oleh pihak Pemprov DKI menggunakan APBD 2015 melalui e-katalog.
Baca juga:
Kalau Taufik ikut pilgub, Ahok bilang 'saya lebih laku dari dia'
Undang pedagang ke Istana, Jokowi dihadiahi baju renang dan burung
Polda Metro mulai usut kasus PNS DKI yang tilep gaji pekerja lepas
Dilaporkan ke Bareskrim dan KPK, Ahok diminta introspeksi diri
Awal 2016, Ahok 'cuci gudang' PNS malas dan kerja tak jelas
Tak puas kerja lurah hasil seleksi, Ahok pilih wawancara sendiri
Tak beri salinan laporan BPK ke Ahok, sekwan DPRD DKI dicopot