LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

DPRD DKI Usulkan Bansos Covid-19 Berupa Uang Tunai

Zita mengapresiasi adanya distribusi Bansos yang dilakukan Pemprov akibat adanya kebijakan rem darurat dengan kembali menerapkan PSBB guna memutus mata rantai Covid-19. Kebijakan ini disebutnya cukup berat, mengingat keuangan DKI yang saat ini terkontraksi.

2020-09-10 14:47:03
Corona di Indonesia
Advertisement

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan kembali mendistribusikan bantuan sosial selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada 14 September. Soal rencana ini, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani menilai, Bansos sebaiknya berupa uang tunai.

Politikus PAN itu menilai Bansos berupa uang tunai lebih dibutuhkan warga dibanding makanan pokok.

"(Bansos) ini sangat baik tapi kita minta ke depannya BLT (bantuan langsung tunai) saja, itu lebih dibutuhkan warga yang rentan," katanya, Kamis (10/9).

Advertisement

Dia mengapresiasi adanya distribusi Bansos yang dilakukan Pemprov akibat adanya kebijakan rem darurat dengan kembali menerapkan PSBB guna memutus mata rantai Covid-19. Kebijakan ini disebutnya cukup berat, mengingat keuangan DKI yang saat ini terkontraksi.

"Saya apresiasi. Ini DKI anggaran habis untuk Bansos," tuturnya.

Advertisement

Sebelumnya, Gubernur Anies memastikan Pemprov akan memberikan bantuan sosial atau bansos kepada warga. Kegiatan tersebut akan bekerjasama dengan Kementerian Sosial.

"Dengan kembali berlakunya PSBB, maka kami di pemerintah berkewajiban untuk memberikan dukungan bantuan sosial kepada masyarakat paling rentan terdampak," kata Anies dalam video YouTube Pemprov DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Anies mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan secara detail terkait pemberian bansos kepada masyarakat. Termasuk detail regulasi terkait pelaksanaan PSBB ketat segera diumumkan.

"Detailnya kita akan sampaikan di hari-hari ke depan, tapi secara garis besar pada prinsipnya perlu kami sampaikan awal sebagai ancang-ancang kepada seluruh masyarakat bahwa kita akan menuju PSBB," papar dia.

Seperti diketahui, Anies kembali menerapkan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Ibu Kota. Dia mengatakan hal tersebut guna mencegah penyebaran virus Covid-19 yang semakin tinggi.

"Kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu. Bukan lagi masa transisi tapi PSBB awal dulu," ujar dia.

Sementara itu, jumlah pasien positif Corona atau Covid-19 di Jakarta bertambah 1.026 kasus pada Rabu (9/9/2020). Dengan penambahan tersebut jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 sebanyak 49.837 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan 37.245 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 74,7 persen.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 11.245 orang yang masih dirawat atau isolasi," kata Dwi dalam keterangan pers.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.