LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

DPRD DKI Prioritaskan Pembahasan Anggaran Ketimbang Pemilihan Wagub

Politikus Gerindra itu beralasan pembahasan anggaran menyangkut uang rakyat, sehingga diprioritaskan.

2019-10-24 22:37:00
APBD DKI
Advertisement

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik menyebut saat ini anggota legislatif lebih memprioritaskan pembahasan anggaran daripada pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.

Anggaran yang dimaksud yakni Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020.

"Iyalah anggaran lebih penting, Pak Anies kerja sendiri senyum-senyum aja," kata Taufik saat dihubungi, Kamis (24/10).

Advertisement

Politikus Gerindra itu beralasan pembahasan anggaran menyangkut uang rakyat, sehingga diprioritaskan.

Sebelumnya, DPRD DKI Jakarta mulai mengebut pembahasan RAPBD 2020. Targetnya agar bisa disahkan pada akhir November mendatang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pembahasan RAPBD 2020 mulai Rabu (23/10).

Taufik mengatakan, secara aturan APBD harus diketok sebelum 30 November. Namun menurutnya pengesahan APBD 2020 masih memungkinkan dilakukan pada pekan pertama Desember. Namun demikian pihaknya tetap berupaya agar pengesahan bisa dilakukan sesuai target.

Advertisement

"Sampai minggu pertama Desember masih mungkin. Ya kita mau press (tekan) di 30 November," ujarnya.

Saat rapat, Pemprov merevisi KUA-PPAS 2020 yang diusulkan adalah sebesar Rp89,441 triliun. Padahal dalam rancangan KUA-PPAS sebelumnya diusulkan sebesar Rp95,99 triliun. Artinya ada perubahan kurang lebih Rp6 triliun.

"Perhitungan kami eksekutif sampai kemarin sore Rp89,44 triliun," ucap Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Alasan Pemprov DKI Turunkan APBD 2020 Rp 6 Triliun Jadi Rp 89,4 Triliun
Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,7 Miliar untuk Jakarta Dance Carnaval 2019
DPRD DKI Jakarta Kebut Bahas RAPBD 2020
Anies Berdalih Target Pajak Belum Tercapai karena Faktor Ekonomi
Lihat Kondisi Ekonomi, Anies Kaji Penerimaan Pajak dan KUA PPAS 2020
Pemprov DKI Siapkan Subsidi Pangan Rp1 Triliun

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.