LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

DPRD DKI Cecar Dinas SDA soal Tanggung Jawab Sodetan Ciliwung yang Disebut Mangkrak

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal menjelaskan bahwa pembebasan lahan merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

2023-02-01 14:06:19
DPRD DKI
Advertisement

Komisi D DPRD DKI Jakarta mempertanyakan kewenangan pembangunan proyek sodetan kali Ciliwung kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA) saat rapat pada Rabu (1/2). Wakil Komisi D Nova Harivan Paloh bertanya apakah proyek tersebut tanggung jawab Pemprov DKI atau dipegang penuh oleh pemerintah pusat.

"Pak Yusmada (Kepala Dinas SDA), saya minta keterangan sedikit saja mengenai sodetan Ciliwung. Ini kan digembor-gemborkan katanya mangkrak nih di SDA. Nah sodetan itu gimana, tanggung jawab pusat atau kita? Mangkraknya di mana?" kata Nova saat rapat.

Mendengar hal tersebut, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Yusmada Faizal menjelaskan bahwa pembebasan lahan merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Advertisement

"Sodetan itu, baik pembebasan lahannya maupun fisiknya, oleh Kementerian PU. Pembebasan lahannya ada proses namanya praperencanaan, ujungnya adalah penlok. Di situlah peran kita," ujar Yusmada.

"Layout desainnya oleh pemohon, oleh Kementerian (PUPR), 'Tolong kalau ada pembebasan lahan jadikan penlok'. Nah penlok itu lah gubernur membentuk panitia persiapan pengadaan lahan," tambah Yusmada.

Lebih lanjut, Yusmada mengatakan bahwa di penlok ada inlet dan outlet. Titik masuknya air disebut inlet dan tempat keluarnya air disebut outlet.

Advertisement

"Ada mulut inlet outletnya. Itu ada di area penloknya Ciliwung. Di outletnya ada penlok Cipinang. Itu pembebasannya oleh pemerintah pusat," kata Yusmada.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proyek sodetan kali Ciliwung dan Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta, Selasa (24/1). Dia memuji kinerja Penjabat Gubernur Heru Budi Hartono yang mampu menyelesaikan pembebasan lahan dengan cepat.

Jokowi menegaskan, banjir Jakarta harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Dari hulu telah diselesaikan bendungan Ciawi dan Sukamahi. giliran Jakarta yang perlu diselesaikan yakni sodetan kali Ciliwung.

"Sebentar lagi akan selesai mungkin April Insya Allah sudah selesai sodetan Ciliwung yang sudah berhenti 6 tahun," kata Jokowi.

Jokowi bercerita, dalam waktu satu setengah bulan telah selesai pembebasan lahan. Sehingga pengeboran bisa dilanjutkan kembali. Dia yakin, proyek ini mampu menyelesaikan persoalan banjir di ibu kota. Setidaknya proyek sodetan ini mampu mengurangi volume air mencapai 63 meter per kubik.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.