LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

DPRD DKI: Angket buat Ahok sudah selesai tinggal panggil tim ahli

Pelaksanaan paripurna masih harus menunggu hasil evaluasi antara Banggar dan TAPD selesai.

2015-03-19 16:29:40
Hak Angket Ahok
Advertisement

DPRD DKI Jakarta menyetujui untuk pembentukan panitia angket. Tujuannya untuk menyelidiki RAPBD DKI Jakarta 2015 yang telah dikirimkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kepada Kementerian Dalam Negeri, karena diduga draf tersebut bukan hasil pembahasan.

Setelah panitia angket dibentuk, pemanggilan mulai dilakukan satu persatu kepada pihak-pihak terkait. Mulai dari Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI Jakarta Saefullah hingga Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sarwo Handayani.

Namun, rapat ini tidak lagi dilanjutkan setelah Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta dan TAPD DKI Jakarta membahas evaluasi RAPBD DKI Jakarta 2015. Padahal Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menegaskan, Ahok akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Ketua Panitia Angket Muhammad Ongen Sangaji menegaskan, rapat angket sudah selesai. Kini pihaknya masih akan meminta pendapat kepada tim ahli, setelah mendapatkan keterangan dan data dari TAPD DKI Jakarta.

"Angket sudah rampung kita tinggal panggil tim ahli untuk penguatan menuju paripurna. Yang kami panggil tim ahli tentang pemerintahan daerah dan undang-undang tata negara," ungkapnya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (19/3).

Dia menambahkan, pelaksanaan paripurna masih harus menunggu hasil evaluasi antara Banggar dan TAPD selesai. Kemungkinan rapat paripurna akan diajukan setelah tanggal 23 Maret 2015, karena Kemendagri memberikan waktu 7 hari untuk membahas evaluasi.

"Setelah tanggal 23 ini. Bisa 24 atau 25," tutupnya.

Baca juga:
'Kita butuh panglima seperti Ahok, tapi jangan keluarkan kata kasar'
Kasus korupsi UPS, Polda Metro periksa penyedia jasa & sekolah
Polisi butuh 50 saksi lagi sebelum tetapkan dalang korupsi UPS
Di APBD 2014, ada dana Rp 6 miliar untuk bangun kelas canggih
Dukung hak angket, PDIP tak berniat makzulkan Ahok
Ahok ogah berspekulasi anggota DPRD terlibat mark up UPS atau tidak
Pengadaan mesin tik di RAPBD dicoret, Ahok incar pengusul anggaran

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.