DKI sering kalah saat digugat, Djarot duga pengarsipan buruk
"Ketika terjadi gugatan, kebanyakan kita kesulitan mencari bukti-bukti autentik yaitu arsip itu sendiri," kata Djarot.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengharapkan, pegawai negeri sipil (PNS) memperhatikan keberadaan arsip daerah. Sebab dalam pengamatannya, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki data kearsipan yang baik, mulai dari dokumen hingga aset.
Menurutnya, dengan kelemahan tersebut, tak jarang Pemprov DKI Jakarta kerap mengalami kekalahan bila terjadinya perkara perdata. Khususnya mengenai lahan. Ini dapat dilihat dari beberapa gugatan berujung keputusan hakim yang akhirnya mengalahkan Pemprov DKI Jakarta.
"Iya. Karena kita lemah banget. Orang (PNS) tidak menganggap pentingnya arsip sehingga kita sering kali lalai padahal itu sangat dibutuhkan. Ketika terjadi gugatan, kebanyakan kita kesulitan mencari bukti-bukti autentik yaitu arsip itu sendiri," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (3/5).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengharapkan, PNS lebih peduli terhadap keberadaan arsip daerah. Dengan begitu, kata dia, DKI Jakarta menjadi provinsi yang kuat dengan kelengkapan arsip yang mumpuni.
"Sebagian besar teman-teman yang dari birokrasi berpikirnya pragmatis, jangka pendek, dan ini harus kita ubah. Banyak bukti-bukti sejarah mengatakan bahwa satu negara yang sistem kearsipannya itu bagus, negara itu akan kuat. Contohnya Belanda," tutup Djarot.
Baca juga:
Wagub Djarot minta lurah beking petugas BPS sensus ekonomi warga
Djarot kaget jurang kaya-miskin di Jakarta makin lebar
Djarot minta Bank DKI perbaiki fitur di ATM
Banyak pelajar DKI rabun jauh, Djarot minta beli kacamata masuk KJP
Agar Jakut tak di bawah permukaan laut, daerah resapan diperbanyak
Pemprov DKI kalah dari gugatan warga Bidara Cina, ini reaksi Djarot
Wagub Djarot: Bank DKI, saya minta kembali ke jalan yang benar