LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot: Warga Jakarta punya hati nurani, enggak gampang dibohongi

Djarot: Warga Jakarta punya hati nurani, enggak gampang dibohongi. Menurut Djarot, kasus yang menimpa Ahok bagian dari upaya pihak tertentu menjatuhkan Ahok agar tak menjabat sebagai Gubernur DKI pada periode kedua.

2016-12-20 10:40:17
Pilgub DKI
Advertisement

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pemimpin yang memiliki niat baik kerap dijatuhkan oleh sejumlah pihak. Hal itu menggambarkan kondisi yang dialami pasangannya Basuki Tjahaja Purnama yang terlilit kasus dugaan penistaan Agama Islam jelang Pilgub DKI Jakarta 2017.

Menurut Djarot, kasus yang menimpa Ahok bagian dari upaya pihak tertentu menjatuhkan Ahok agar tak menjabat sebagai Gubernur DKI pada periode kedua.

"Saya pikir benar, kalau jadi pohon di hutan ya jangan lurus-lurus, kalau lurus-lurus maka ditebang terlebih dahulu," kata Djarot di Rumah Lembang, Jalan Lembang Nomor 25, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).

Kendati diterpa berbagai masalah, pria Magelang, 6 Juli 1962 ini mengaku pasangan Basuki-Djarot tetap berpegang teguh pada niat tulus membangun Jakarta. Dengan modal itulah, hingga saat ini, Basuki-Djarot masih dicintai warga Jakarta.

"Saya dan Basuki ditakdirkan harus lurus tidak boleh belak belok. Kalau lurus banget, gede, biasanya akarnya kuat. Akarnya siapa? Ya rakyat," kata Djarot.

Djarot juga meyakini, warga Jakarta masih memiliki hati nurani sehingga bisa membedakan calon pemimpin yang tulus dan yang hanya melakukan pencitraan. Apalagi, program kerja Basuki-Djarot tidak sekedar wacana melainkan sudah ada kerja nyata.

"Saya yakin warga Jakarta punya hati nurani, enggak gampang dibohongi. Enggak terlena dengan pencitraan, dia lihat bukti nyata. Karena kalau sudah bersih, maju terus asalkan rakyat Jakarta betul-betul sejahtera, penuh isi otaknya, isi perutnya, penuh dompetnya," ujar Djarot.

"Sepanjang kita berbuat kebaikan, sepanjang bermanfaat bagi rakyat, kita harus berani. Betul harus pakai kacamata kuda gitu loh," sambungnya.

Kepada para pendukung Basuki-Djarot yang menyambangi Rumah Lembang, Djarot menyarankan agar program kerja nyata selama ini bisa diteruskan kepada para tetangga, dan sanak saudara di Jakarta. Sehingga, para tetangga bisa mengetahui dan mendukung Basuki-Djarot memimpin kembali Jakarta pada periode 2017-2022.

"Makanya tadi saya dengar testimoni, testimoni tadi jangan hanya disampaikan ke sini tapi ke tetangga sampeyan, ke teman sampeyan, lingkungan, suami dan anak-anak. Di sini boleh tapi lebih baik disampaikan ke tetangga anak," tandasnya.

Baca juga:
Lagi asyik nyanyi, Ahok-Djarot dikagetkan kehadiran sang bunda
Pesan Umi, Ahok jangan emosi dan menangis lagi saat sidang
Jika terpilih lagi, Ahok janjikan 'Kartu Jakarta One'
Djarot selalu dapat titipan salam dari marbot dan kuncen buat Ahok
Siapa cagub paling paham masalah atau yang mewakili Jakarta?

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.