LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot soal beras plastik: Kurang ajar, bisa bunuh orang!

Dia meminta semua petugas di Jakarta bersiaga bila ada yang coba-coba memasarkan beras plastik.

2015-05-20 11:41:06
Beras Palsu dari Plastik
Advertisement

Masyarakat digegerkan dengan temuan beras sintetis yang salah satu bahannya menggunakan plastik. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, prihatin dengan adanya temuan ini karena bisa menyebabkan kematian.

"Kurang ajar itu. Bunuh orang itu. Itu bisa bunuh orang," tegasnya di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Namun, dia mengaku belum menerima laporan mengenai keberadaan beras tersebut di Jakarta. Untuk itu mantan Wali Kota Blitar ini meminta semua pihak melaporkan jika memang ada temuan tersebut.

"Kalau ada ketemu itu lapor ya. Di mana tempatnya? Konsumen di mana? Sampai sekarang belum ada laporan (di Jakarta)," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dewi Setiani, warga Bekasi, Jawa Barat merasa resah dengan beras yang dia beli Minggu (17/5) kemarin. Sebab, jenis beras yang dibeli berbeda dengan beras biasanya. Mulai dari bentuk, hingga rasa, beras ini lebih terasa seperti plastik.

Awalnya, Dewi membeli persediaan beras di Pasar Mutiara Gading Timur, Bekasi untuk diolah menjadi nasi uduk. Menurut pedagang, beras ini berasal dari Karawang dengan merek Straramos.

"Kemarin saya beli beras di pasar. Seperti biasa saya membeli beras ini kiloan dengan harga Rp 8000 per kilo. Tapi saat saya beli ini enggak seperti beras yang saya konsumsi sebelumnya," terang Dewi ketika dihubungi merdeka.com, Senin (18/5).

Dugaan adanya beras palsu tersebut pun muncul ketika Dewi mengolah beras itu menjadi nasi uduk untuk dijual. Bahkan saat dia memasak untuk kedua kalinya untuk memastikan, hasilnya pun tetap sama.

"Berasnya jadi aneh dan rasanya juga enggak kayak nasi pada umumnya. Lebih terasa kayak plastik, karena sintesisnya berasa banget," imbuh Dewi.

Baca juga:
Pemprov DKI bakal usut peredaran beras plastik
Mendag tunggu laporan anak buah soal peredaran beras plastik
4 Cerita pedagang beras berbahan plastik di Bekasi
Kemendag belum temukan beras plastik beredar di Jakarta
Beras plastik beredar, Kemendag sebut ada positifnya buat masyarakat
Beras plastik bikin geger negara se-Asia Tenggara
Kemendag tak mau disalahkan beras plastik beredar di masyarakat

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.