LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot sayangkan warga masih dipungut biaya masuk ke Ancol

Politisi PDI-P ini mengatakan jika biaya masuk digratiskan dapat menghidupi perekonomian di Ancol terlebih pasar seni. Ia mencontohnya untuk masuk Monas saja jika membayar tetapi ketika mau memanfaatkan fasilitas naik ke atas, pakai daftar dan sudah menggunakan cashless.

2017-09-15 13:01:40
Ancol
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan masih dipungut biaya warga yang hendak masuk ke kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Sistem manual yang tidak cashless pun juga disayangkan Djarot.

"Yang kena itu harusnya parkir mobilnya. Ya enggak? Sekarang bayangin, kalau masuk ke Ancol itu, semua dihitung bayar nih dan belum cashless, bagaimana ngitungnya? Bagaimana pertanggungjawabannya? Kan belum cashless tuh, dihitung kasih karcis, masih kuno. Ya enggak? Jadi kalau ada yang nuntut itu wajar," ujar Djarot di Balai Kota, Jumat (15/9).

Politisi PDI-P ini mengatakan jika biaya masuk digratiskan dapat menghidupi perekonomian di Ancol terlebih pasar seni. Ia mencontohnya untuk masuk Monas saja jika membayar tetapi ketika mau memanfaatkan fasilitas naik ke atas, pakai daftar dan sudah menggunakan cashless.

"Baru kalau masuk ke wahana itu baru bayar. Dengan cara seperti itu, pasar seni di situ hidup, tetapi tetap dikontrol pemanfaatannya, tidak kumuh," jelasnya.

"Nah parkir mobilnya yang ditarif parkirnya, dikenakan khusus lebih tinggi. Dipakai per jam dapat dari situ dan gampang, pakai gate, sehingga kontrolnya gampang," ungkap Djarot.

Namun, Djarot mengaku menyerahkan kembali ke PT Pembangunan Jaya Ancol terkait sistemnya.
Terlebih Ancol terdapat venue untuk Asian Games. Jetski, Ini menjadi daya tarik lebih untuk mendatangkan turis untuk berkunjung ke Ancol.

"Bagaiman sistemnya dia. Dia mau benahi sistem itu melalui cashless atau dibuka, kan masyarakat juga butuh kepastian dan transparansi. Artinya transparan artinya uang yang kami bayar, kalau pun bayar itu tercatat, terdaftar makanya kita dorong semua pelayanan pakai cashless," pungkasnya.(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.