LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Djarot minta ucapan Ahok soal Risma dan Jokowi dipahami secara utuh

Menurut Djarot, semua pihak diminta untuk tidak mudah tersinggung dan lebih baik puasa bicara

2016-08-02 11:43:03
Pilgub DKI 2017
Advertisement

DPC PDIP Kota Surabaya tersinggung dan geram terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Asal muasalnya, Ahok melontarkan pernyataan yang seakan-akan dianggap mengadu domba Wali Kota Solo Tri Rismaharani alias Risma dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang keduanya diketahui berasal dari kader PDIP.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tak tahu duduk persoalannya. Justru Djarot yang juga Ketua DPP PDIP itu menanyakan kepada wartawan.

"Tersinggung apa?," tanya Djarot kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/8).

Menurut Djarot, ucapan yang dilontarkan Ahok soal Risma berpeluang maju di Pilgub DKI sebaiknya tidak diartikan secara sempit. Harusnya semua dipahami secara utuh agar tidak menyinggung pihak manapun.

"Jangan dikaitkan-kaitkan gitu tapi ambil dalam konteks yang utuh ya," jelas Djarot.

Djarot juga menambahkan, ada baiknya menjelang Pilgub DKI yang semakin dekat ini sebaiknya tidak terlalu banyak komentar. Sehingga bisa fokus dalam melayani masyarakat dengan baik.

"Makanya dalam seperti ini menurut saya perlulah kita itu sedikit puasa bicaralah. Ya anggap saja minggu tenang bulan tenang gitu ya. Supaya kita itu bisa fokus bisa melayani warga masyatakat dengan baik," terang Djarot.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kota Surabaya geram dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok. Sebab, ucapan itu dianggap bisa mengadu domba antara Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Presiden Joko Widodo.

Pernyataan Ahok dipermasalahkan itu adalah soal, 'Surabaya lebih besar daripada Solo. Wali Kota Solo bisa jadi presiden, apalagi Kota Surabaya.' Menurut mereka, tidak pantas seorang gubernur mengucapkan hal itu.

Baca juga:
Ahok sebut pimpin DKI tak harus berpengalaman jadi kepala daerah
Dianggap mengadu domba, PDIP Surabaya kecam pernyataan Ahok
Aksi Jaklovers usung Risma jadi Gubernur DKI Jakarta
Warga Surabaya minta Risma tak diusik lagi soal Pilgub DKI
Gaya Ahok bersikap bijak lawan Risma jika maju di Pilgub DKI

Advertisement
(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.