Djarot minta papan reklame di JPO ukurannya tak terlalu besar
Djarot menginginkan agar papan reklame tersebut diganti dengan layar Light Emitting Diode (LED). "Ya sudah pokoknya JPO harusnya enggak begitu, itu (papan reklame) guede banget, ke depannya enggak kayak gitu, ke depannya pakai LED karena bisa bikin Jakarta terang dan indah," kata Djarot.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat sepakat dengan papan reklame yang berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) seharusnya memiliki ukuran yang tidak besar. Dia menginginkan agar papan reklame tersebut diganti dengan layar Light Emitting Diode (LED).
"Ya sudah pokoknya JPO harusnya enggak begitu, itu (papan reklame) guede banget, ke depannya enggak kayak gitu, ke depannya pakai LED karena bisa bikin Jakarta terang dan indah," kata Djarot kepada awak media di kawasan RS Santo Borromeus, Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/9).
Dia melanjutkan, jika pengelola papan reklame tersebut telah habis masa kontraknya dengan Pemprov DKI Jakarta, sudah semestinya yang bersangkutan dengan suka rela mencopotnya. Tetapi faktanya pengelola papan reklame tidak mematuhi batas waktu masa kontrak.
"Ya harusnya suka rela aja itu, dibongkar diganti dengan LED. Kalau pakai LED kan bisa diisi macem-macem, enak toh," lanjutnya.
Menyikapi insiden papan reklame yang ambruk di JPO Pasar Minggu akibat hujan yang disertai angin kencang, Sabtu (24/9) lalu, menurut Djarot, apabila masa izin pemasangan reklame tersebut telah habis masa berlakunya maka akan langsung dicopot.
"Kalau gitu gampang, tinggal turunin semua. Ya sudah itu yang punya siapa, jadi udah enggak boleh lagi," pungkas Djarot.
(mdk/ian)