Djarot minta media suarakan nilai-nilai positif
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku khawatir jika pemberitaan media massa terus memprovokasi. Karena, dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan pemberitaan tersebut akan menjadi contoh hingga ditiru oleh pembacanya.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengkritisi pemberitaan di media massa yang kerap memprovokasi. Dia menjelaskan, jika hal tersebut terus dilakukan maka hal positif tidak akan nampak.
"Supaya ramai, supaya heboh, kalau kita ramai terus seperti ini kapan bangunnya kalau gitu. Kapan kita majunya?" katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/8).
Dia mengharapkan, media massa mulai menyoroti nilai-nilai yang baik. Sehingga nantinya bisa menjadi inspirasi, bahkan bisa dicontoh oleh daerah lain.
"Mbok tolong itu supaya direplikasi dan disuarakan dengan benar. Kalau nilai-nilai itu buruk, tolong diberikan pengertian supaya nilai buruk itu tidak dikembangkan terus," ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengaku khawatir jika pemberitaan media massa terus memprovokasi. Karena, dia menambahkan, tidak menutup kemungkinan pemberitaan tersebut akan menjadi contoh hingga ditiru oleh pembacanya.
"Saya minta tolong kepada teman-teman media, nilai yang baik, komitmen yang baik. Tolong disuarakan yang baik. Sehingga ini bisa direplikasi, bukan hanya warga Jakarta, tapi juga untuk seluruh warga Indonesia," tutup Djarot.
Baca juga:
Prediksi Jokowi soal masa depan koran & TV tak lagi disuka anak muda
Asosiasi TV swasta tak setuju negara kelola frekuensi secara penuh
Presiden Jokowi minta pers ikut tumbuhkan optimisme bangsa
Di depan pemred, Panglima Gatot akui banyak dapat info dari media
Repot sendiri lantaran gengsi
Terseok-seok berhadapan dengan tembok